BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor mempercepat pembenahan Stadion Gelora Pakansari untuk mengejar target sebagai tuan rumah Piala AFF 2026. Perbaikan difokuskan pada sejumlah fasilitas yang menjadi catatan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), mulai dari atap stadion yang rusak diterjang angin kencang hingga kualitas lapangan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor Asnan AP mengatakan rekomendasi tersebut muncul setelah PSSI melakukan inspeksi ke Stadion Pakansari. Peninjauan dilakukan menyusul kerusakan atap stadion akibat angin kencang pada Februari lalu.
“Setelah terjadi angin kencang mereka melihat ke sini, akhirnya ada beberapa rekomendasi yang harus segera diperbaiki, termasuk atap Pakansari yang rusak,” kata Asnan, Senin, 13 Juli 2026.
Selain atap, PSSI juga meminta perbaikan rumput lapangan, ruang pemain, bangku pemain (bench), serta area tribun agar memenuhi standar penyelenggaraan turnamen.
Menurut Asnan, seluruh rekomendasi itu langsung ditindaklanjuti Pemkab Bogor. Hingga kini, kata dia, belum ada pemberitahuan dari PSSI mengenai pembatalan penggunaan Stadion Pakansari sebagai salah satu venue Piala AFF 2026.
“Belum ada pembatalan dari PSSI. Sampai hari ini Pakansari masih menjadi venue dengan dua agenda pertandingan pada Juli dan Agustus,” ujarnya.
Pemkab Bogor mengalokasikan anggaran lebih dari Rp8 miliar untuk memperbaiki stadion. Dana tersebut digunakan terutama untuk rehabilitasi atap, sementara pembenahan rumput dilakukan melalui top dressing dengan anggaran sekitar Rp300 juta. Perbaikan juga mencakup jogging track, taman, serta sarana pendukung lainnya.
Asnan menyebut progres perbaikan atap telah mencapai sekitar 50 persen. Sementara kondisi rumput dinilai telah memenuhi standar setelah dilakukan perawatan dan pengukuran.
Ia menargetkan seluruh pekerjaan rampung sebelum Piala AFF 2026 dimulai.
“Targetnya sebelum pelaksanaan Piala AFF semua sudah selesai, terutama atap stadion. Untuk kursi tribun sudah kami bereskan,” katanya.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post