Kata dia, pada tahun ini tercatat 217 lulusan Polbangtan. Sebagain besar kelulusan diarahkan ke wirausaha artinya tidak mencari kerja. “Ya, bagaimana untuk lebih menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.
Namun demikian, lulusan Polbangtan merupakan pengusaha di sektor pertanian. Tetapi ada juga masuk ke perusahaan. “Jadi sangat beragam. Tetapi pada prinsipnya lulusannya memiliki kompetensi,” paparnya.
Sementara itu, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) meyakini kaum milenial yang inovatif dan memiliki gagasan yang kreatif mampu mengawal pembangunan pertanian yang maju, mandiri, modern.
Menurutnya pendidikan vokasi punya peran penting hasilkan petani milenial yang berjiwa entrepeneur. “Melalui pendidikan vokasi kita menghubungkan dengan industri-industri agar lulusannya sesuai dengan kebutuhan, dan siap untuk hal-hal yang baru”, tambahnya.
























Discussion about this post