BogorOne.co.id | Kota Bogor – Pemerintah Kota Bogor mulai menggarap mega proyek Perpustakaan Daerah di eks gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang berlokasi di Jalan Kapten Muslihat Kota Bogor.
Sekeliling gedung nampak dipasangi pembatas tinggi, termasuk batas dengan gedung kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang ada disebelahnya.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Diskarpus) Kota Bogor Agung Prihanto mengatakan
gedung eks kantor wakil rakyat itu akan disulap menjadi Perpustakaan Daerah Kota Bogor.
Ia mengatakan bahwa pembangunan Perpustakaan Daerah sudah selesai proses tender dan sudah dimulai. Pelaksanaan akan berlangsung hingga tujuh bulan kedepan atau hingga pertengahan Desember mendatang.
“Sudah mulai. Waktu pelaksanaan sih tujuh bulan, sampai pertengahan Desember lah. Secara formal sudah masuk masa pelaksanaan,” kata Agung, Kamis (27/05/21).
Terkait nilai pekerjaan, sambung dia, setelah proses tender akhirnya ditetapkan satu pemenang dengan nilai penawaran Rp13,6 miliar. Dari pagu anggaran Rp14,1 miliar. “Dapat pemenang lelang di angka Rp13,6 miliar,” ujarnya.
Ia menambahkan, secara teknis pembangunan masih sama dengan rencana yang sudah ada. Selain ada perpustakaan dengan buku-buku yang bisa dibaca warga, nantinya Perpustakaan Daerah Kota Bogor akan menyajikan galeri yang menampilkan arsip Kota Bogor.
Hingga pembangunan Command Center yang selama ini belum dipunyai Pemkot Bogor. “Iya betul. Selain galeri, ada tambahan pembangunan Command Center di Lantai 4. Mohon doanya agar pelaksanaan lancar dan warga Bogor punya Perpustakaan Daerah yang representatif,” jelasnya.
Berdasarkan, laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bogor, pekerjaan dengan nama paket Revitalisasi Gedung Perpustakaan sudah masuk lelang sejak April lalu dan turun surat penunjukan penyedia barang/jasa pada Mei 2021.
Pembangunan dengan sumber dana APBD 2021 itu akan dikerjakan oleh PT Artikon Dimensi Indonesia yang melakukan penawaran Rp13,6 miliar.
Ditempat berbeda, Wali Kota Bogor Bima Arya pernah menuturkan, Perpustakaan Daerah Kota Bogor nantinya akan terdapat buku-buku yang bisa dibaca oleh warga Bogor hingga fasilitas yang bisa digunakan untuk kegiatan-kegiatan komunitas.
Selain itu, pada eks gedung DPRD itu akan dibangun Command Center, yang selama ini belum dimiliki oleh Kota Bogor.
“Nanti untuk memonitor kota bisa dari situ, ada satu ruangan disitu. Semua CCTV kota pusatnya disitu, karena selama ini belum ada. Selain gedung perpustakaan, arahnya ada command center dan juga ada kafetaria,” ujarnya.
Meski begitu, ia mengaku tidak akan melakukan perubahan pada struktur bangunan yang sudah ada. Pekerjaan hanya sedikit renovasi dan polesan saja tanpa merubah bangunan eksisting.
“Sedangkan untuk bekas ruang paripurna akan dijadikan ruang mini teater. Jadi kalau ada tamu-tamu datang, bisa disuguhi dengan video-video tentang Kota Bogor disitu,” pungkas Bima. (Fik)






























Discussion about this post