• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, Agustus 15, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home BOGOR RAYA

Menteri LH Soroti Kelemahan Keterlacakan Limbah B3

Redaksi by Redaksi
15 Agustus 2026
in BOGOR RAYA
0
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat (tengah) berfoto bersama jajaran manajemen PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) saat meninjau fasilitas pengelolaan limbah B3 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026). Foto : Ist.

31
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menilai sistem keterlacakan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) harus diperkuat untuk mencegah penyimpangan dalam rantai pengelolaan limbah di Indonesia.

Menurut Jumhur, pengelolaan limbah B3 tidak cukup hanya memastikan limbah diterima oleh fasilitas pengolah. Seluruh tahapan, mulai dari limbah dihasilkan, dikirim, diolah hingga residu akhir, harus dapat ditelusuri dan dipertanggungjawabkan.

“Setiap limbah harus dapat dijawab dari mana asalnya, berapa jumlahnya, ke mana dikirim, bagaimana dikelola, berapa hasilnya, berapa residunya, dan ke mana residu tersebut berakhir,” kata Jumhur saat meninjau fasilitas pengelolaan limbah PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) di Kabupaten Bogor, Kamis, 13 Agustus 2026.

Ia mengatakan sistem pengelolaan limbah harus mampu memastikan kesesuaian antara volume limbah yang dihasilkan, dikirim, diterima pengolah, hingga hasil pengolahan dan residu yang dihasilkan. Hubungan antara penghasil dan pengolah limbah juga harus jelas agar tanggung jawab tidak terputus di sepanjang rantai pengelolaan.

BERITA LAINNYA

Gunung Munara,

Bendera Raksasa di Gunung Munara Jadi Tradisi Nasionalisme Warga Rumpin

15 Agustus 2026
Menteri Kebudayaan Fadli Zon

Fadli Zon Siapkan Perluasan Program Belajar Bersama Maestro

15 Agustus 2026
Kawal Pembebasan Lahan R3 Katulampa, DPRD Kota Bogor bakal Panggil PUPR hingga BKAD

Kawal Pembebasan Lahan R3 Katulampa, DPRD Kota Bogor bakal Panggil PUPR hingga BKAD

15 Agustus 2026
Kebocoran Tabung Gas Pemicu Kebakaran Lahan Rongsok di Ciomas, Pemilik Alami Luka Bakar

Kebocoran Tabung Gas Pemicu Kebakaran Lahan Rongsok di Ciomas, Pemilik Alami Luka Bakar

15 Agustus 2026

Menurut Jumhur, rantai pengelolaan yang lebih pendek dan transparan akan memudahkan proses pengawasan sekaligus memperkuat akuntabilitas pengelolaan limbah.

Keterlacakan, kata dia, juga menjadi instrumen penting untuk mendeteksi potensi penyimpangan. Sistem harus mampu mengidentifikasi limbah yang tidak sampai ke fasilitas pengolah yang semestinya maupun ketidaksesuaian antara volume limbah yang diterima dengan hasil pengolahan serta residu yang dihasilkan.

Dalam kesempatan itu, Jumhur menyebut pengalaman PPLI selama lebih dari 30 tahun dapat menjadi salah satu rujukan dalam penguatan sistem pengelolaan limbah B3 nasional. Perusahaan tersebut dinilai memiliki pengalaman dalam pengelolaan limbah secara terintegrasi, mulai dari penerimaan, pengolahan hingga pengelolaan residu akhir.

“Pengalaman PPLI dapat menjadi salah satu benchmark mengenai bagaimana pengelolaan limbah dilakukan secara terintegrasi dan bertanggung jawab dari hulu hingga hilir,” ujarnya.

Presiden Direktur PPLI Takanobu Tachikawa mengatakan penguatan sistem pengelolaan limbah B3 membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha. Menurut dia, kepatuhan, keterlacakan, dan tanggung jawab lingkungan harus menjadi bagian dari seluruh rantai pengelolaan limbah.

“Pengelolaan limbah tidak hanya berbicara mengenai berapa banyak limbah yang dapat diolah, tetapi juga bagaimana memastikan setiap limbah dapat ditelusuri, dikelola secara aman, dan dipertanggungjawabkan hingga tahap akhir,” kata Takanobu.

Reporter         : Yudi Surahman

Editor             : R. Muttaqien

Related Posts

Gunung Munara,
BOGOR RAYA

Bendera Raksasa di Gunung Munara Jadi Tradisi Nasionalisme Warga Rumpin

15 Agustus 2026
Menteri Kebudayaan Fadli Zon
BOGOR RAYA

Fadli Zon Siapkan Perluasan Program Belajar Bersama Maestro

15 Agustus 2026
Kawal Pembebasan Lahan R3 Katulampa, DPRD Kota Bogor bakal Panggil PUPR hingga BKAD
BOGOR RAYA

Kawal Pembebasan Lahan R3 Katulampa, DPRD Kota Bogor bakal Panggil PUPR hingga BKAD

15 Agustus 2026
Kebocoran Tabung Gas Pemicu Kebakaran Lahan Rongsok di Ciomas, Pemilik Alami Luka Bakar
BOGOR RAYA

Kebocoran Tabung Gas Pemicu Kebakaran Lahan Rongsok di Ciomas, Pemilik Alami Luka Bakar

15 Agustus 2026
pencemaran Sungai Cileungsi
BOGOR RAYA

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH kabupaten Bogor Periksa 10 Perusahaan

14 Agustus 2026
Dinkes Kabupaten Bogor
BOGOR RAYA

Kasus Dugaan Keracunan MBG, Dinkes Kabupaten Bogor Enggan Buka Hasil Lab

14 Agustus 2026
Next Post
mata pelajaran wajib

Bahasa Inggris Masuk Kurikulum Wajib SD Mulai 2027

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Terdakwa Kasus Graha Medika “RY” Milih Diam

Terdakwa Kasus Graha Medika “RY” Milih Diam

8 Februari 2021
Bobol Brankas Serta Curi Alat Kantor, Karyawan Mie Gacoan di Ciduk Polisi

Bobol Brankas Serta Curi Alat Kantor, Karyawan Mie Gacoan di Ciduk Polisi

24 November 2023
Kritik Anggaran Promosi Wisata, DPRD Kota Bogor Minta Disparbud Lebih Inovatif

Kritik Anggaran Promosi Wisata, DPRD Kota Bogor Minta Disparbud Lebih Inovatif

5 Februari 2026
Polisi Ringkus Pelaku Curanmor di Parkiran Mall Cileungsi, Satu Pelaku Masih Buron

Polisi Ringkus Pelaku Curanmor di Parkiran Mall Cileungsi, Satu Pelaku Masih Buron

21 Agustus 2025

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In