BogorOne.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperumkim) menargetkan rehabilitasi 12.000 hingga 13.000 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) pada tahun anggaran 2026.
Dari total target tersebut, sebanyak 8.000 unit Rutilahu akan dibiayai melalui program Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kemenperumkim). Sementara itu, sekitar 4.500 unit sisanya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari pemerintah pusat dalam percepatan penanganan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayahnya.
“Alhamdulillah, Kementerian Perumahan dan Pemukiman akan merevitalisasi 8.000 unit rutilahu, sementara dari APBD kita akan membiayai rehabilitasi sekitar 4.500 unit rutilahu,” ujar Rudy Susmanto kepada wartawan, Jumat (31/7/2026).
Rudy menjelaskan, berdasarkan pendataan awal Disperumkim, jumlah rutilahu di Kabupaten Bogor tercatat sebanyak 24.000 unit. Dengan terserapnya belasan ribu unit tahun ini, sisa target rehabilitasi diperkirakan berkisar 10.000 unit.
Meski demikian, Rudy mengakui angka tersebut sangat dinamis mengingat data Rutilahu terus mengalami pembaruan dan penambahan setiap tahunnya.
“Kalau total rutilahu, data Disperumkim sebelumnya ada 24 ribu unit, namun data rutilahu ini tiap tahunnya terus ada penambahan,” jelasnya.
Editor : Muttaqien


























Discussion about this post