BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor menetapkan pemenang tender proyek pembangunan Jembatan Situ Nanggerang di ruas Jalan Bojonggede–Kemang (Bomang), Kecamatan Tajurhalang. Penetapan tersebut menandai langkah lanjutan menuju tahap konstruksi setelah proses lelang berlangsung sejak 2025.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bogor Suryanto Putra mengatakan proses masa sanggah telah berakhir dan tidak ada keberatan dari peserta lelang. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat segera menandatangani kontrak dengan pemenang tender.
“Masa sanggah selesai Jumat ini. Setelah tidak ada lagi yang menyanggah, kita sudah bisa berkontrak dengan pemenang kegiatan,” kata Suryanto, Jumat, 12 Juni 2026.
Menurut dia, penyedia jasa yang ditetapkan sebagai pemenang dapat segera memulai pekerjaan setelah proses kontrak selesai.
Proyek tersebut dimenangkan oleh PT Dika Karya Utama dengan nilai kontrak sekitar Rp60 miliar. Jembatan Situ Nanggerang direncanakan memiliki panjang sekitar 100 meter, lebar 8 meter, dan bentang sekitar 120 meter.
Suryanto menuturkan masa pelaksanaan pekerjaan ditetapkan selama enam bulan. Dengan jadwal tersebut, pembangunan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026.
“Jembatan ini juga menjadi program prioritas pemerintah daerah dan masuk ke dalam Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK,” ujarnya.
Setelah pembangunan Jembatan Situ Nanggerang dimulai, Dinas PU Kabupaten Bogor juga menargetkan pembangunan flyover Bomang yang akan melintasi jalur kereta api milik PT KAI.
“Mudah-mudahan tahun depan,” kata Suryanto.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post