• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Minggu, Juni 7, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home ADVERTORIAL

Pertanian Bisnis Menjanjikan, Kementan Tingkatkan Pemberdayaan Petani Milenial di Jawa Barat

Redaksi by Redaksi
26 Oktober 2023
in ADVERTORIAL
0
Pertanian Bisnis Menjanjikan, Kementan Tingkatkan Pemberdayaan Petani Milenial di Jawa Barat
251
SHARES
290
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Bogor – Peningkatan Kapasitas GESI (Gender Equity & Social Inclusion) di Jawa Barat menargetkan GESI pada setiap kecamatan wajib tercapai dengan proporsi 50 peresn – 50 persen. Perkembangan hingga saat ini proporsi GESI salah satunya pada kabupaten Cianjur baru mencapai 58 persen – 42 persen.

Hal ini menunjukkan bahwa fasilitator pemuda pada masing-masing kecamatan masih perlu menambah 8 persen agar proporsi unsur GESI pada program Youth Entrepreneur and Employment Support Services (YESS) dapat tercapai.

Kementerian Pertanian berkomitmen untuk terus memfasilitasi generasi milenial terjun menjadi petani dan berwirausaha di sektor pertanian. Dalam berbagai kesempatan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo selalu meyakinkan bahwa pertanian adalah bisnis yang menjanjikan.

Berbagai program pun dilakukan untuk mengubah pola pikir generasi muda bahwa pertanian itu keren, hebat, dan satu-satunya sektor yang menjanjikan, terlebih di tengah pandemi saat ini.

BERITA LAINNYA

Ketua DPRD Kota Bogor Jadi Khotib Idul Adha 1447 H, Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim AS

Ketua DPRD Kota Bogor Jadi Khotib Idul Adha 1447 H, Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim AS

28 Mei 2026
Idul Adha, Dedie Rachim Ajak Warga Jaga Bogor Tetap Kondusif

Idul Adha, Dedie Rachim Ajak Warga Jaga Bogor Tetap Kondusif

27 Mei 2026
Pemkot Bogor Perluas Layanan Jemput Bola Melalui CKG SMART

Pemkot Bogor Perluas Layanan Jemput Bola Melalui CKG SMART

26 Mei 2026
Begini Cara Kerja PSEL di Bogor dan Dampaknya bagi Lingkungan

Begini Cara Kerja PSEL di Bogor dan Dampaknya bagi Lingkungan

26 Mei 2026

“Generasi Z juga harus bisa mengikuti perkembangan dari zaman, harus berani menjadi petani yang modern atau mendirikan start-up pertanian,” ujar Mentan Syahrul.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi menuturkan bahwa sekarang ini dibutuhkan sekelompok anak muda yang memiliki loyalitas dan integritas tinggi untuk memajukan sektor pertanian Indonesia.

Dia menegaskan, sudah saatnya pertanian dikelola oleh generasi milenial yang menggunakan kreativitas dan inovasinya sehingga pertanian kedepan menjadi pertanian modern yang tak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya tetapi juga berorientasi ekspor.

“Saat ini kita telah memiliki banyak petani milenial sekaligus enterpreneur di bidang pertanian,” papar Dedi.

Kegiatan GESI dilaksanakan serentak di 5 kabupaten binaan YESS PPIU Jawa Barat, yaitu Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Bogor.

Kegiatan dihadiri oleh Tim PPIU Jawa Barat yaitu Konsultan TVET dan Supporting Staff, DIT tiap kabupaten, Financial Advisor, Mobilizer, dan Fasilitator Muda pada hari Jumat, 25 Agustus 2023.

Asiah, selaku Tim DIT Cianjur mengatakan bahwa Kepala Dinas menginginkan agar GESI menjadi salah satu indikator kinerja bagi Fasilitator Pemuda agar target unsur GESI dapat tercapai.

Menindak lanjuti unsur GESI yang masih timpang, maka bagi seluruh Fasilitator Pemuda yang belum mencapai target unsur GESI harus segera ditingkatkan dengan menggunakan berbagai metode dalam identifikasi unsur GESI masing-masing daerah.

Lebih lanjut, GESI pada masing-masing Kecamatan harap selalu didampingi dan setelah mengikuti pelatihan unsur GESI ini dapat selalu diintervensi melalui kegiatan-kegiatan yang lainnya sehingga target GESI pada setiap kegiatannya dapat tercapai.

Yohannes Sugandi, selaku Konsultan TVET YESS PPIU Jawa Barat menyatakan bahwa capaian unsur GESI pada tahun 2021-2023, terdapat proporsi sebesar 70 persen pria dan 30 persen Wanita.

“Sehingga capaian GESI baru mencapai 30 persen. Untuk mencapai target GESI kita harus bekerja keras agar target GESI dapat bergabung dengan Program YESS. Hal ini tentu menjadi tugas bagi Mobilizer dan Fasilitator Pemuda untuk terus mengejar dan mengidentifikasi unsur GESI pada wilayahnya masing-masing”, ujar Sugandi.

Sugandi menambahkan, bahwa permasalahan GESI biasanya adalah terdapat marginalisasi ketidaksetaraan antara gender pria dan wanita sehingga dengan terlibatnya GESI ini dapat turut serta dalam kegiatan pembangunan pertanian.

“Unsur GESI dapat ditingkatkan melalui kegiatan advance training dan keuangan serta pelatihan lain lain yang bermanfaat bagi GESI itu sendiri”, imbuh Sugandi.

Terdapat 19.917 orang yang sudah terintervensi dan 4.365 diantaranya mendapatkan lebih dari 2 kali intervensi pelatihan sehingga berpengaruh pada data peserta pelatihan program YESS. Hal ini perlu menjadi perhatian khusus bagi semua pihak agar setiap peneriman manfaat hanya bisa mendapatkan 1x pelatihan yang sama.

Jumlah peserta pemagangan terhitung sejak 2021-2023 mengalami banyak perubahan. Pemagangan tahun 2023 diharapkan dapat mengembangkan usaha sehingga tempat tempat pemagang telah disiapkan agar dapat direplikasi baik teknologi dan cara berusahanya.

Dengan tujuan tersebut maka dihimbau agar fasilitator pemuda dapat mengidentifikasi tempat-tempat magang yang dapat direplikasi kegiatan usahanya. Peserta pemagangan dari unsur GESI sangat sedikit sehingga terlihat cukup timpang antara unsur laki-laki dengan unsur Perempuan.

Penerima Manfaat dari Program YESS di PPIU Jawa Barat tahun 2023 terhitung terdapat 242 orang yang memiliki proposal usaha yang berkualitas, realistis, dan data yang valid. Hal ini tentu tidak terlepas dari peran fasilitator pemuda dalam membimbing calon penerima manfaat dalam melakukan penyusunan proposal. (Advetorial)

Tags: bisnisJawa BaratKementanPemberdayaanPertanianPetani MilenialPolbangtan

Related Posts

Ketua DPRD Kota Bogor Jadi Khotib Idul Adha 1447 H, Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim AS
ADVERTORIAL

Ketua DPRD Kota Bogor Jadi Khotib Idul Adha 1447 H, Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim AS

28 Mei 2026
Idul Adha, Dedie Rachim Ajak Warga Jaga Bogor Tetap Kondusif
ADVERTORIAL

Idul Adha, Dedie Rachim Ajak Warga Jaga Bogor Tetap Kondusif

27 Mei 2026
Pemkot Bogor Perluas Layanan Jemput Bola Melalui CKG SMART
ADVERTORIAL

Pemkot Bogor Perluas Layanan Jemput Bola Melalui CKG SMART

26 Mei 2026
Begini Cara Kerja PSEL di Bogor dan Dampaknya bagi Lingkungan
ADVERTORIAL

Begini Cara Kerja PSEL di Bogor dan Dampaknya bagi Lingkungan

26 Mei 2026
Agroeduwisata Polbangtan Bogor Kenalkan Pertanian Sejak Dini kepada Siswa SDIT Insantama Bogor
ADVERTORIAL

Agroeduwisata Polbangtan Bogor Kenalkan Pertanian Sejak Dini kepada Siswa SDIT Insantama Bogor

24 Mei 2026
Agroeduwisata Polbangtan Kementan Hadirkan Edukasi Pertanian Inklusif bagi Siswa IBK Cemara
ADVERTORIAL

Agroeduwisata Polbangtan Kementan Hadirkan Edukasi Pertanian Inklusif bagi Siswa IBK Cemara

24 Mei 2026
Next Post
Progres Proyek Pasar Jambu Dua Capai 50 Persen

Progres Proyek Pasar Jambu Dua Capai 50 Persen

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

22 Juni 2023

DARI REDAKSI

pencuri kabel

Pencuri Kabel Penerangan Jalan di Koja Ditangkap Polisi, Trotoar Rusak dan Jalan Gelap

26 Juli 2025
Melalui Kegiatan Boling, Iwan Setiawan Sapa dan Dengarkan Aspirasi Masyarakat

Melalui Kegiatan Boling, Iwan Setiawan Sapa dan Dengarkan Aspirasi Masyarakat

23 Mei 2023
Kaesang Pangarep

Kaesang Pangarep Kampanye di Warakas, Ajak Kader PSI Aktif di Pemilu Raya

16 Juli 2025
Mengunjungi Makam Batoro Katong, Destinasi Wisata Religi di Ponorogo

Mengunjungi Makam Batoro Katong, Destinasi Wisata Religi di Ponorogo

11 Juli 2023

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In