BogorOne.co.id | Kota Bogor – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor menunda pengerjaan cut and fill pada trase baru yang disiapkan sebagai pengganti Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis. Penundaan dilakukan untuk menunggu hasil uji tanah yang akan dilakukan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IX Jawa Barat.
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, mengatakan pihaknya menggandeng BPK Wilayah IX Jawa Barat untuk melakukan test pit atau pengujian tanah di lokasi trase baru tersebut.
Pengujian dilakukan guna memastikan tidak ada objek yang diduga berkaitan dengan cagar budaya di area pembangunan.
“Besok, Jumat (6/2/2026), BPK Wilayah IX Jawa Barat akan melakukan test pit untuk melihat apakah ada dugaan objek cagar budaya yang terdampak pembangunan,” kata Juniarti di lokasi lahan trase baru di Jalan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis (5/2/2026).
Menurut dia, pemeriksaan akan difokuskan pada sejumlah titik yang dianggap krusial, yakni area bungker dan kawasan Sumur 7.
“Dua titik itu yang krusial,” ujarnya.
Juniarti menambahkan, secara teknis pekerjaan cut and fill sebenarnya sudah dapat dilakukan. Namun, pihaknya memilih menunggu hasil pemeriksaan BPK untuk menghindari kesalahan apabila ditemukan objek yang memiliki nilai budaya.
“Untuk cut and fill sebenarnya sudah bisa dilakukan, tetapi kami menunggu selesainya test pit dari BPK IX. Kami khawatir ada bagian yang sudah di cut and fill ternyata menurut mereka memiliki nilai tertentu,” katanya.
Ia menambahkan, objek yang secara kasat mata terlihat biasa saja berpotensi memiliki nilai penting dari sisi sejarah atau budaya sehingga perlu dipastikan terlebih dahulu sebelum pekerjaan dilanjutkan.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien






























Discussion about this post