BogorOne.co.id | Jakarta – Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) menggelar aksi unjuk rasa menolak praktik impor ilegal di Jakarta, Minggu (1/6/2025). Aksi dimulai dari kawasan Gambir, Jakarta Pusat, dan dilanjutkan dengan long march menuju Patung Kuda, sebelum berakhir di depan Istana Negara.
Melansir beritasatu.com, sejak pukul 09.00 WIB, kawasan Gambir mulai dipadati massa buruh yang datang menggunakan puluhan bus dari berbagai daerah. Para peserta membawa spanduk bertuliskan “Tolak Impor Ilegal!” dan bendera organisasi KSPN. Aksi berlangsung tertib dengan orasi-orasi yang disampaikan dari atas mobil komando.
Menurut panitia, sekitar 10.000 buruh mengikuti aksi tersebut. Mereka memprotes kebijakan pemerintah yang dinilai membuka celah bagi masuknya barang impor ilegal, yang dinilai merugikan industri nasional dan berpotensi menyebabkan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.
Presiden KSPN, Ristadi, dalam konferensi pers Jumat (30/5/2025) lalu, menyampaikan lima tuntutan utama dalam aksi ini. Pertama, buruh mendesak pemerintah memberantas praktik impor ilegal dan menindak tegas pelakunya.
Kedua, mereka meminta revisi terhadap Permendag Nomor 8 Tahun 2024, sesuai dengan janji Presiden Prabowo Subianto dalam forum Sarasehan Ekonomi Nasional.
Tuntutan ketiga adalah perlindungan terhadap korban PHK dan upaya antisipasi untuk mencegah PHK massal.
Keempat, KSPN mendorong pemerintah agar membuka lapangan kerja baru serta melindungi pekerja yang masih aktif.
Tuntutan terakhir adalah penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran perdagangan dan perlindungan terhadap industri lokal.
Aksi demonstrasi dijadwalkan berlangsung hingga siang hari. Aparat keamanan dikerahkan di sejumlah titik untuk mengatur lalu lintas dan menjaga ketertiban selama aksi berlangsung.
























Discussion about this post