BogorOne.co.id | Kota Bogor – Anggota DPRD Fraksi PPP, Akhmad Saeful Bakhri (ASB) menyikapi rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang akan mengubah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Menurutnya, perubahan tersebut harus tepat sasaran secara target prioritas.
“Kemudian bagaimana proyeksi
indikator kinerja utama antara realisasi 2019, 2020 dan perubahan target 2021, 2022 dan 2023 seperti apa?,” kata ASB Selasa (09/03/21).
Politisi PPP itu menegaskan, pemkot harus menyerahkan laporan pembangunan 2018, 2019 dan 2020.
Apabila, saat refocusing anggaran dilakukan tidak menyasar kepada dinas teknis. “Harus juga diserahkan realisasi RPJMD sebelumnya untuk dicocokan,” katanya.
Dia berpendapat, apabila RPJMD diubah, tentunya akan mempengaruhi fokus pembangunan pada 2021 hingga 2024.
“Sudah pasti itu, nah sumber dananya darimana? Apakah menggunakan PEN atau apa?,” pungkas pria juga pengusaha muda itu. (Gie)




























Discussion about this post