BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – 208 warga dari 52 kepala keluarga (KK) di Perumahan Grand Harmoni Indah, Desa Sukamanah, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, terdampak banjir setelah tanggul Sungai Cipatuujah jebol, Jumat (31/10/2025).
Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah Jonggol dan debit air sungai meningkat. Ketinggian air di lokasi sempat mencapai 50 sentimeter hingga satu meter.
“Kronologinya karena jebolnya tanggul di bantaran Sungai Cipatuujah, jadi air langsung masuk ke perumahan,” kata Komandan Regu BPBD Kabupaten Bogor, M Soleh.
Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Damkar, Satpol PP, dan warga melakukan evakuasi terhadap warga, terutama lansia dan balita. Posko pengungsian sementara disiapkan di kantor pemasaran perumahan.
Menurut Soleh, air mulai surut pada malam hari dari sekitar satu meter menjadi sekitar 20 sentimeter.
Komandan Regu Rescue Damkar Kabupaten Bogor, Iskandar, menyebut pihaknya menerima laporan warga terjebak banjir sekitar pukul 21.30 WIB. Evakuasi dilakukan menggunakan tali dan perahu karet.
“Saat kami datang, air sudah tinggi. Kami pasang tali penyelamat dan pakai perahu untuk evakuasi, termasuk empat balita,” ujar Iskandar.
Data cepat BPBD mencatat banjir merendam Blok B (8 rumah, 32 jiwa) dan Blok C (43 rumah, 176 jiwa), dengan total 208 jiwa terdampak. Di antara warga dievakuasi terdapat lima balita, termasuk bayi berusia lima bulan.
Hingga tengah malam, air mulai surut. Petugas masih melakukan pembersihan lumpur dan pendataan kerusakan. Kebutuhan mendesak meliputi tenda, selimut, pakaian balita, obat-obatan, dan air bersih.
BPBD mengimbau warga tetap waspada karena potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post