BogorOne.co.id | Kota Bogor – Berdasarkan hasil bulan penimbangan bayi yang secara rutin dilakukan di Pos Pelayanan Terpadu (posyandu) tercatat ada 1.849 bayi di Kota Bogor mengalami stunting.
Menyikapi hal itu, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menegaskan Pemkot Bogor berkomitmen untuk terus bekerja mengentaskan kasus stunting di Kota Bogor.
Tak hanya itu, saat melakukan kunjungan ke wilayah, orang nomor dua di Kota Hujan itu juga menjumpai salah satu berusia 4 bulan berinisial A warga Kecamatan Bogor Barat mengalami stunting
Menurut Jenal, saat lahir berat badannya 2,7 kilogram, hingga usianya 4 bulan belum juga mengalami penambahan berat badan. Idealnya, di usia 4 bulan bayi baru lahir sudah memiliki berat di atas 3 kilogram.
Namun ternyata, ada faktor yang menyebabkan bayi tersebut kekurangan gizi. Pertama, yakni faktor kesehatan sang ibu yang sedang alami anemia dan sedang mengonsumsi obat-obatan.
Sehingga air susu ibu (ASI) yang harusnya diberikan kepada sang anak diganti dengan susu formula. Namun susu formula yang diberikan kepada sang anak pun diluar takaran yang sesuai.
“Sekarang pemerintah mencoba membantu dengan memberikan susu dan sembako. Tapi dengan syarat ibunya harus sehat dulu dan bisa memberikan ASI kepada bayinya,” kata Jenal, Selasa 26 Agustus 2025.
Bahkan untuk ibunya yang sedang sakit, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sambung Jenal Mutaqin, akan memfasilitasi pengobatan hingga sehat kembali. Tentu lewat kader puskesmas dan posyandu.
“Nanti ibunya bisa kontrol langsung ke RSUD Kota Bogor diantar oleh puskesmas dan pak RW. Kita pastikan ibunya sehat dulu,” tambahnya.
Selain itu, Jenal Mutaqin langsung mendaftarkan anak kedua dari ibu tersebut yang putus sekolah karena faktor ekonomi ke Madrasah Ibtidaiyah (MI) terdekat.
“Mulai esok hari anak tersebut sudah bisa bersekolah kembali. Mungkin baru ini (kasus) yang saya temukan, dan masih banyak kasus lainnya. Namun semua harus bersama-sama memberikan informasi dan bantuan,” tandasnya.
Reporter : Resha Bunai
Editor : Muttaqien


























Discussion about this post