BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade meminta BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan segera turun membantu warga terdampak gempa beruntun di kawasan Gunung Salak. Sebanyak 14 rumah dilaporkan terdampak guncangan yang terjadi pada Kamis petang, 15 Oktober 2026.
Jaro Ade juga meminta pemerintah desa dan kecamatan segera mendata rumah rusak serta warga terdampak agar pemerintah daerah dapat menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan. Ia mengajak seluruh pihak bergotong royong membantu warga yang terdampak bencana.
Menurut laporan dari lapangan, terdapat 70 kepala keluarga (KK) di sekitar lokasi terdampak. Warga memilih tidak tidur di dalam rumah untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan. Adapun warga yang tetap berada di rumah membiarkan pintu terbuka.
Jaro Ade menekankan perlunya penanganan untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang. BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan diminta memenuhi kebutuhan mendesak warga. Sementara itu, rumah-rumah yang mengalami kerusakan perlu segera diperbaiki.
Imbauan tersebut disampaikan setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat tiga kali gempa dangkal dalam rentang 18 menit di wilayah Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor. Gempa terkuat tercatat bermagnitudo 4,1.
Gempa pertama terjadi pada pukul 17.49.43 WIB dengan magnitudo 3,5. Pusatnya berada di kawasan Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, pada kedalaman 10 kilometer.
Gempa kedua terjadi pada pukul 17.58.23 WIB dengan magnitudo 4,1. Pusat gempa berada di wilayah Purwabakti, Kabupaten Bogor, pada kedalaman 5 kilometer.
Adapun gempa ketiga tercatat pada pukul 18.07.48 WIB dengan magnitudo 2,4. Pusatnya berada di wilayah Purasari, Kabupaten Bogor, pada kedalaman 9 kilometer.
BMKG menyebut rangkaian gempa tersebut berpotensi memicu guncangan susulan berskala sedang. Gempa susulan dilaporkan masih terjadi pada Jumat, 16 Oktober 2026, pukul 00.08 WIB.
Jaro Ade mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan guncangan berikutnya.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post