BogorOne.co.id | Jakarta – Sebanyak 65 Sekolah Rakyat dijadwalkan mulai beroperasi tahun ini dan akan menampung sekitar 6.800 siswa dari keluarga miskin. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan bahwa guru dan kepala sekolah yang akan mengajar di Sekolah Rakyat bukan merupakan tenaga rekrutan baru.
“Mereka bukan guru yang kita rekrut baru tetapi memang sudah berprofesi sebagai guru. Hanya nanti guru-guru itu ditugaskan di Sekolah Rakyat,” ujar Abdul Mu’ti saat kunjungan kerja di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (21/5/2025).
Ia menjelaskan bahwa para guru tersebut saat ini tengah disiapkan untuk segera ditugaskan ke sekolah-sekolah baru tersebut. Namun, hingga kini belum ada angka pasti terkait jumlah guru yang dibutuhkan.
“Kebutuhan guru tergantung dari jumlah Sekolah Rakyat yang nanti dibuka di tahun ini, karena sekarang lagi on progress sehingga belum tahu jumlah pastinya,” jelasnya.
Program Sekolah Rakyat ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin di berbagai daerah di Indonesia.
























Discussion about this post