BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor memberikan dukungan terhadap layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terintegrasi dengan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahun 2025.
Dukungan tersebut mencakup delapan jenis layanan yang difokuskan untuk peningkatan mutu dan profesionalisme guru serta lembaga PAUD.
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Nonformal Disdik Kabupaten Bogor, Siswanto, menjelaskan bahwa delapan layanan tersebut meliputi insentif guru PAUD, pemberian laptop, kemudahan bagi penyelenggara PAUD, peningkatan peran Bunda PAUD, bimbingan teknis (Bimtek) dan workshop untuk guru PAUD, peningkatan akreditasi, beasiswa S1 untuk guru, serta pendidikan dan pelatihan (diklat) dasar bagi guru PAUD.
“Layanannya yakni pemberian insentif guru PAUD, pemberian laptop, kemudahan penyelenggara PAUD, peningkatan peran bunda PAUD, Bimtek dan workshop guru PAUD, peningkatan akreditasi PAUD, beasiswa S1 untuk guru PAUD, dan terakhir memberikan pendidikan dan pelatihan dasar guru PAUD,” ujar Siswanto, Rabu (21/5/2025).
Ia menambahkan, penyaluran insentif guru PAUD dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan motivasi kerja tenaga pendidik.
“Distribusi laptop diharapkan dapat mendukung administrasi PAUD, mempermudah pelaporan BOSP melalui aplikasi ARKAS, serta mendorong pembelajaran berbasis digital,” jelasnya.
Terkait kemudahan penyelenggaraan PAUD, lanjut Siswanto, Disdik memberikan fasilitasi dalam hal perizinan dan pembinaan lembaga, pendampingan pemutakhiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik), serta memastikan kelancaran pencairan dan penggunaan dana BOSP.
Ia juga menyoroti peran strategis Bunda PAUD sebagai duta literasi dan advokasi yang dapat bersinergi dengan kegiatan masyarakat, guna mewujudkan PAUD yang inklusif dan berkualitas.
“Bimtek dan workshop ditujukan untuk memperkuat kompetensi pedagogik dan manajerial guru. Kegiatan ini dibiayai melalui BOSP agar berdampak langsung pada peningkatan mutu proses pembelajaran,” imbuhnya.
Menurut Siswanto, peningkatan akreditasi menjadi bagian dari strategi penguatan lembaga PAUD agar mencapai akreditasi minimal B, dengan dukungan BOSP untuk memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP).
“Pemberian beasiswa S1 juga bertujuan meningkatkan kualifikasi guru PAUD, serta mendukung target kualifikasi minimal sarjana,” katanya.
Terakhir, ia menegaskan bahwa diklat dasar guru PAUD difokuskan pada pemenuhan kompetensi awal, dengan BOSP mendukung kebutuhan transportasi, konsumsi, dan modul pelatihan.
“Semua layanan ini bertujuan memastikan PAUD yang berkualitas sejak dini,” pungkasnya (Yud)
























Discussion about this post