BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Ratusan pengurus RT/RW di se-Kabupaten Bogor berkumpul untuk membentuk forum RT/RW di hotel Megamendung, Kabupaten Bogor
Deklarasi pembentukan forum yang di hadiri Plt Bupati Bogor, kepala Kesbangpol Kabupaten Bogor Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor. Pelantikan pengurus dan anggota forum masa bakti 2023-2027 di lakukan Plt Bupati Bogor Iwan Setiawa di saksikan ketua forum RT/RW Jawa Barat Robiansyah, Jumat 10 Februari 2023.
Kepala Kesbangpol Kabupaten Bogor Bambang Tawakal mnengatakan, kegiatan ini tujuannya adalah hajatnya forum RT/RW, bersilaturahim.
Kesatu, hal menyamakan persepsi dalam menunjang tugas-tugas. Jadi intinya, ini bisa di berdayakan, dibantu untuk menunjang tugas khusus nya di masyarakat tingkat RT/RW.
“Kabupaten Bogor bisa mendukung program-program Pemerintah daerah, menyamakan persepsi khusus nya program yang sedang di jalankan saat ini,” ujarnya.
Sementara itu, ketua forum RT/RW Kabupaten Bogor Coki Pasaribu menyampaikan, berangkat dari keprihatinan RT/RW yang merasa termajinalkan tidak di anggap.
Karena dengan peran mengurus lingkungan dan masyarakat mulai dari orang sakit, sosial, dan lain-lain. Tetapi apa feedback dari Pemerintah daerah memang tidak sesuai harapan.
“Kita mencari solusi bagaimana supaya tarap hidup lebih baik, dengan cara mengembangkan potensi diri dan diklat. Kemudian berencana bekerjasama dengan Bank BUMN atau BUMD untuk membuat aplikasi mart, mart RT/RW dalam bentuk saldo, atau jasa token,” tuturnya.
Namun demikian, biaya operasianal (BOP) untuk RT/RW sebesar 500ribu per tiga bulan, namun kenyataannya ada yang dapet 300ribu. Mungkin kebijakan desa masing masing, seharunya 500ribu. Tapi desa sendiri BOP ada yang buat linmas juga.
“Disini kitaa memperjuangkan RT/RW supaya ada peran berbagai hal, baik itu pembangunan daerah, m dengan melibatkan padat karya,” ungkapnya. (Yud)
























Discussion about this post