BogorOne.co.id | Kota Bogor – Untuk menjaga lingkungan masyarakat yang bersih dan mengejar target Pemerintah Kota Bogor untuk mencapai adipura, Kelurahan Bojong Kerta gencarkan program kampung iklim (Proklim), Senin 13 Februari 2023.
Belum lama ini, Kelurahan Bojong Kerta mendapatkan bantuan tempat pilah sampah dari dinas lingkungan hidup Kota Bogor, dalam program kampung proklim.
Lurah Bojong Kerta Harry Chayadi mengatakan, tahun 2023, proklim berada di dua titik, yaitu RW 03/ RW 06. Proklim itu salah-satu bagaimana kita untuk melakukan kebersihan di wilayah. Termasuk juga, bagaimana caranya apabila dengan adanya bencana warga sudah sigap dengan kampung proklim ini.
“Jadi lebih kepada kebersihan dan tanggap bencana. Tahun ini, khususnya di RW 05 kita akan konsen terhadap kampung proklim dan kita akan mencoba untuk mendaftar mengusulkan menjadi kandidat lomba Bogorku bersih tingkat Kota Bogor, dengan kriteria hunian tepi sungai,” ujarnya.
Di tahun 2022 kita juarai kesatu di tingkat Bogor, untuk Bogorku Bersih dengan kriteria Pemukiman Swadaya. Ditahun sekarang dua kriteria tersebut akan kita usulkan melalui para pengurus RT/RW untuk ikut lomba.
“Mudah mudahan, ini ikhtiar. Dan ini juga salah satu motivasi untuk para pengurus dan warga setempat,” kata lurah.
Lanjut Lurah, kebetulan di RW 05 ada aliran sungai yang ada di tengah pemukiman warga. Nanti ini menjadi salah satu itikad baik dari para pengurus, minimal bagaimana caranya untuk memperdayakan potensi lingkungan.
Minimal tahun sekarang konsep kita adalah bagaimana sungai tersebut bebas dari sampah dan mungkin dalam waktu dekat ini bagaimana sungai itu menarik dilihat.
Pertama kita gambar warna warni dipinggiran sungai, tanaman tanaman serta menebar bibit ikan untuk pemberdayaan masyarakat. Mudah mudahan, bantuan dari pemerintah dan CSR bisa hadir dalam waktu cepat,” ucapnya.
Sementara ketua RT 04 Hendri Iskandar menyampaikan, dengan adanya program-program dari pemerintah, mengapresiasi untuk kemajuan wilayah terutama kebersihan.
Kita himbau kepada warga untuk mengurai sampah sudah berjalan, dan kita susul lagi dengan bander bander yang lain karena memang 100 persen, alhamdulilah mulai berkurang warga yang membuang sampah ke kali. “Saya berharap di wilayah kita lebih rapih dengan adanya program Proklim ini,” ungkapnya. (Yud)
























Discussion about this post