BogorOne.co.id – Kasus pencabulan terhadap seorang remaja perempuan penyandang disabilitas di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, menggegerkan warga setempat. Korban yang diketahui masih di bawah umur tersebut kini dilaporkan tengah mengandung akibat perbuatan para pelaku.
Peristiwa memilukan ini diduga terjadi di lingkungan sebuah sekolah dasar, tepatnya di perbatasan Desa Hambaro dan Desa Kalongliud. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan warga Desa Pangkaljaya yang memiliki kondisi gangguan kejiwaan.
Tokoh masyarakat setempat, Jani Nurjaman, mengonfirmasi bahwa kejadian tersebut berlangsung di area fasilitas pendidikan.
“Informasi yang saya terima, kejadiannya di SDN Pasireurih, perbatasan Desa Hambaro dan Kalongliud. Korban masih di bawah umur, di bawah 17 tahun,” ujar Jani.
Aksi tidak terpuji ini bermula saat korban tengah berada di pinggir jalan. Dua orang pelaku kemudian membawa korban ke lokasi kejadian. Salah satu pelaku diduga mengenali korban karena pernah tinggal di lingkungan yang sama dengan rumah korban.
Kasus ini menjadi sorotan tajam setelah diketahui korban saat ini sedang mengandung. Kondisi fisik dan mental korban yang terbatas menambah keprihatinan mendalam bagi warga sekitar.
Pihak keluarga sebelumnya sempat mengupayakan jalur musyawarah dengan memanggil kedua belah pihak pelaku. Namun, mengingat beratnya tindakan tersebut, kasus ini akhirnya resmi dilaporkan ke pihak kepolisian untuk diproses secara hukum.
“Saya sempat berupaya memanggil kedua belah pihak untuk bermusyawarah, namun pihak keluarga korban sudah memilih melaporkan kejadian ini ke kepolisian setempat,” tambah Jani.
Hingga saat ini, pihak kepolisian telah bergerak cepat dengan mengamankan satu orang terduga pelaku. Sementara itu, satu pelaku lainnya masih melarikan diri.
“Informasinya pelaku ada dua orang. Satu sudah ditangkap, dan satu lagi masih berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang),” pungkasnya.
Editor : Muttaqien























Discussion about this post