BogorOne.co.id | Jawa Timur – Beberapa hari lalu beredar kabar terkait kebakaran yang terjadi di Bukit Teletubbies Gunung Bromo.
Hingga saat ini sudah terhitung lima hari api yang disebabkan oleh flare aktivitas prewedding dari dua sejoli tak kunjung padam.
Kebakaran tersebut berdampak pada 200 hektar lahan dan merambat mencapai ke kawasan Kecamatan Poncokusumo, Malang.
Petugas gabungan terus berupaya memadamkan api, salah satunya dengan melakukan waterbombing dari atas helikopter.
Upaya tersebut dibantu oleh TNI, Polri, TNBTS, relawan dan warga setempat mulai dari awal kebakaran.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno pun menyayangkan insiden kebakaran ini.
“Kebakaran yang terjadi di Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang disebabkan penggunaan flare oleh pengunjung ini sungguh sangat disayangkan,” ucapnya, Senin (11 September 2023).
Kejadian tersebut membuat kawasan Bromo ditutup, sehingga pengunjung tidak dapat menikmati keindahan salah satu wisata yang terkenal itu serta dapat juga dikatakan pula ekonomi masyarakat disekitar bromo terhenti untuk beberapa hari. (Ir-v)
























Discussion about this post