BogorOne.co.id | Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menunjukkan penguatan pada awal perdagangan Senin pagi, 26 Mei 2025.
Mengacu pada data Bloomberg pukul 09.32 WIB di pasar spot, rupiah tercatat menguat sebesar 47,5 poin atau 0,29 persen ke level Rp16.170 per dolar AS.
Penguatan ini sejalan dengan tren positif mayoritas mata uang Asia lainnya. Yen Jepang naik 0,18 persen terhadap dolar AS, dolar Singapura menguat 0,30 persen, sementara ringgit Malaysia mencatat kenaikan tertinggi sebesar 0,63 persen. Di sisi lain, dolar Hong Kong justru melemah tipis 0,03 persen.
Sehari sebelumnya, rupiah juga mencatatkan penguatan signifikan sebesar 0,67 persen ke posisi Rp16.218 per dolar AS, didukung oleh penurunan indeks dolar.
Pasar obligasi turut mengalami penguatan, dengan indeks obligasi naik 0,10 persen dan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun turun 2 basis poin ke level 6,83 persen.
Sementara itu, saat rupiah dibuka menguat pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak fluktuatif, namun tetap bertahan di kisaran level 7.200.
























Discussion about this post