BogorOne.co.id | Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengklaim bahwa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 akan berjalan lebih baik dibandingkan dengan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sebelumnya.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan, Jakarta memiliki infrastruktur yang memadai untuk mendukung pelaksanaan pendaftaran SPMB secara daring. Menurutnya, kondisi ini menjadi keunggulan tersendiri dibandingkan wilayah lain.
“SPMB itu teknikal, ya. Saya bersyukur, tidak membandingkan dengan wilayah lain, tapi infrastruktur Jakarta jauh lebih baik,” ujar Rano, dikutip dari beritasatu.com, Rabu (18/6/2025).
Rano menyebut bahwa kendala teknis, seperti jaringan internet lamban akibat tingginya jumlah pendaftar dalam waktu bersamaan, masih mungkin terjadi. Namun, ia optimistis kendala tersebut bisa diatasi dengan kesiapan teknologi yang ada di Jakarta.
Sebagai informasi, pelaksanaan SPMB diatur dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 414 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Murid Baru. Seleksi akan dilaksanakan berdasarkan prinsip objektivitas, transparansi, akuntabilitas, keadilan, dan tanpa diskriminasi.
Pendaftaran dimulai pada 16 Juni hingga 10 Juli 2025 secara daring untuk jenjang Sekolah Dasar Negeri (SDN), Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN), Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN), dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN).
Sementara itu, pendaftaran untuk jenjang Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Negeri (SPAUDN), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), dan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) dilakukan secara luring pada 16 Juni hingga 29 Juli 2025.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post