BogorOne.co.id | Kota Bogor – Pelajar SMA YPHB Kota Bogor, Bumi Magani Abraar Himara (15), berhasil meraih juara pertama pada ajang GAMMA World MMA Championship 2025 kategori U-16 kelas 54 kilogram yang berlangsung di São Paulo, Brasil, pada 16–22 Juni 2025.
Dalam kompetisi tersebut, Bumi mencatat tiga kemenangan. Dua di antaranya diraih melalui teknik submission saat menghadapi atlet asal Ukraina dan Amerika Serikat. Sementara di partai final, Bumi menang dominan atas petarung tuan rumah Brasil.
Capaian ini menjadi peningkatan signifikan dari hasil sebelumnya, di mana Bumi meraih posisi runner-up dalam kategori U-18 pada GAMMA World MMA Championship 2024 yang digelar di Tangerang, Banten.
“Raihan ini buah dari latihan keras bersama tim Pertacami, klub Asta Bogor, dan dukungan dari sekolah serta keluarga. Harapan saya bisa terus mewakili Indonesia di ajang internasional lainnya, termasuk yang terdekat di Bahrain,” ujar Bumi, Sabtu (21/6/2025).
Bumi tercatat telah menjalani pelatnas sejak Januari 2025 di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di bawah naungan Pengurus Pusat Pertacami. Ia dilatih langsung oleh pelatih internasional Marcos Tulio serta pelatih nasional seperti Coach Fadli dan Coach Agung.
Menurut keterangan ibunya, Devi Maharani, pelepasan kontingen Indonesia dilakukan di Aula Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada 12 Juni 2025. Acara tersebut dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Prabowo Subianto, perwakilan Komite Olimpiade Indonesia (KOI), pengurus Pertacami, serta perwakilan klub.
“Alhamdulillah, Bumi berhasil mengibarkan Merah Putih di Brasil. Game pertama melawan Ukraina ia menangkan dalam 26 detik dengan submission, game kedua melawan Amerika juga dengan submission dalam 20 detik, dan final melawan Brasil dimenangkan dengan dominasi penuh,” ujar Devi.
Selain berprestasi di MMA, Bumi juga pernah meraih dua medali emas dalam ajang Jujitsu Asian Regional Championship Southeast Asia 2024 di Bali dan perunggu di Thailand. Ia juga aktif mengikuti kejuaraan Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ) dan Muaythai.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post