BogorOne.co.id | Jakarta – Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, memastikan bahwa sang ayah tidak akan mencalonkan diri sebagai ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam Pemilu Raya 2025.
“Kan enggak mungkin juga anak dan bapak bersaing,” kata Kaesang dikutip dari beritasatu.com, Minggu (22/6/2025).
Menurut Kaesang, hal tersebut telah ia diskusikan dengan mantan Presiden Jokowi selama sepekan terakhir. Ia juga menyatakan telah meminta ayahnya memberi ruang kepada generasi muda untuk tampil sebagai pemimpin masa depan.
Menanggapi peluang Jokowi bergabung dengan PSI, Kaesang menilai kemungkinannya kecil. Ia menyarankan agar pertanyaan tersebut langsung ditujukan kepada Presiden Jokowi.
“Kalau mau bertanya langsung, gampang kok, tinggal ke Solo. Saya tidak bisa mewakili beliau,” ujarnya.
Kaesang kembali mencalonkan diri sebagai ketua umum PSI dalam rangka melanjutkan estafet kepemimpinan partai yang dikenal sebagai wadah anak muda. Ia menegaskan misinya ke depan adalah membawa PSI lolos ke DPR pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029.
Sebelumnya, PSI membuka peluang bagi Jokowi untuk menjadi ketua umum, dengan syarat bergabung terlebih dahulu sebagai kader. Usulan itu mencuat karena kedekatan Jokowi dengan PSI menjelang Pemilu 2024.
Jokowi sendiri sempat menyatakan masih mempertimbangkan peluang maju sebagai ketua umum PSI. “Masih dihitung-hitung. Jangan sampai kalau saya maju, malah kalah,” kata Jokowi pada Rabu (14/5/2025).
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menyatakan bahwa pilihan bergabung ke partai politik manapun ada di tangan Jokowi. Namun, jika ingin ke Golkar, perlu ada komunikasi terlebih dahulu.
“Kalau mau ke PSI silakan, kalau ke Golkar tentu perlu komunikasi dahulu, karena kami menganut sistem aktif,” ujar Sarmuji di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/6/2025).
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post