BogorOne.co.id | Jakarta – Seorang pegawai berinisial MFS (20) menjadi korban percobaan pembegalan oleh enam orang pelaku di kawasan Waduk Pluit, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (15/6/2025). Aksi itu bermula dari pertemuan yang diatur melalui aplikasi kencan daring, namun ternyata merupakan modus yang dijalankan oleh para pelaku.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, AKP Sampson Sosa Hutapea, para pelaku membuat akun palsu yang menyamar sebagai seorang perempuan dan mengatur pertemuan dengan korban di sekitar rumah susun Waduk Pluit.
“Pelaku langsung datang berenam dan melakukan percobaan pembegalan dengan menggunakan senjata tajam jenis samurai,” ujar Sampson dalam konferensi pers di Mapolsek, Rabu (25/6/2025).
Setibanya di lokasi, pelaku mencoba merampas ponsel korban dan mengayunkan senjata tajam ke arah MFS. Korban sempat melawan sehingga mengalami luka di kedua tangan akibat sabetan senjata. Namun, ponsel milik korban tidak berhasil diambil.
Unit Reskrim Polsek Metro Penjaringan kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap tiga pelaku di rumah masing-masing pada 16 Juni 2025. Ketiganya diketahui masih berstatus pelajar, yakni AS (16), SI (17), dan SS (17).
Mereka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara.
Sementara itu, tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan telah masuk daftar pencarian orang (DPO). Polisi terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan pelaku lain yang diduga menggunakan modus serupa.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post