BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – 130 anggota Linmas (Perlindungan Masyarakat) dari 13 desa di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengikuti bimbingan teknis (bimtek) tanggap bencana dan deteksi dini konflik sosial yang digelar di Aula PGRI, Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kamis, 24 Juli 2025.
Kegiatan pembinaan kelinmasan ini merupakan program rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Kecamatan Ciampea dan dihadiri oleh unsur Muspika setempat.
Kanit Satpol PP Kecamatan Ciampea, Lukman Hermawan, menjelaskan bahwa melalui bimtek ini, anggota Linmas dibekali kemampuan untuk mengenali dan menyisir wilayah yang rawan bencana serta potensi konflik sosial.
“Dari 13 desa di Kecamatan Ciampea, ada 130 anggota Linmas yang ikut bimtek deteksi dini kebencanaan dan konflik sosial,” kata Lukman dikutip dari bogortoday.com
Ia berharap, para anggota Linmas dapat lebih sigap dalam berkoordinasi dengan berbagai pihak saat terjadi bencana, sehingga proses evakuasi dan penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
“Saat terjadi bencana, Linmas ada di garda terdepan karena mereka menguasai medan wilayah. Sesuai dengan tema pembinaan, yakni deteksi dini sebagai upaya pencegahan bencana dan konflik sosial,” ujarnya.
Selain pembekalan materi, kegiatan juga diisi dengan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) untuk meningkatkan disiplin dan kesiapsiagaan anggota Linmas.
Materi pembinaan disampaikan oleh narasumber dari Kasi Limas Satpol PP Kabupaten Bogor, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta unsur Muspika Kecamatan Ciampea.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post