BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Puluhan petani penggarap di Kampung Babakan, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, mengaku merugi akibat serangan kawanan monyet liar yang menyasar lahan pertanian mereka dalam beberapa bulan terakhir.
Serangan monyet ekor panjang yang diduga berasal dari kawasan perumahan Rancamaya dan area Bong China itu menyebabkan kerusakan pada berbagai tanaman seperti tomat, jagung, pisang, singkong, dan bawang.
Akibatnya, para petani mengalami, kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
“Tanaman kami habis dimakan monyet. Baru berbuah sudah diserbu. Singkong digali, tomat belum sempat panen sudah habis,” ungkap Muhamad Misbah, salah satu petani, Kamis 24 Juli 2025.
Didampingi petani lain, H. Nurjein, Misbah menambahkan, jumlah monyet yang menyerbu lahan mencapai sekitar 50 ekor.
Tak hanya merusak tanaman, kawanan tersebut kini mulai masuk ke permukiman warga dan mengganggu aktivitas masyarakat.
“Sekarang mereka berani merebut makanan warga, masuk dapur, bahkan beberapa warga mulai diserang,” jelasnya.
Menanggapi keresahan warga, Kepala Desa Palasari, Aip Syaripudin menyatakan telah berkoordinasi dengan Damkar dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Bogor.
Upaya penangkapan dengan memasang jaring dan kandang jebakan sudah dilakukan, namun belum membuahkan hasil.
“Kami sudah pasang jebakan selama sepekan, tapi belum ada yang tertangkap. Kami tetap berupaya agar warga dan petani bisa kembali beraktivitas dengan aman,” ujarnya.
Warga berharap ada penanganan cepat dan terukur dari pemerintah agar gangguan satwa liar ini tidak terus berlangsung dan merugikan.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : Muttaqien

























Discussion about this post