BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Setelah bertahun-tahun menjadi langganan banjir di RW 6 dan RW 7, Setu Tlajung Udik di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, akhirnya mulai dinormalisasi Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dengan pengerukan lumpur, pelebaran aliran, dan penataan tanggul.
Camat Gunung Putri, Kurnia Indra, mengatakan langkah BBWS ini sudah lama dinantikan warga, mengingat banjir kerap melanda saat hujan deras.
“Ya alhamdulillah, terkait Setu Tlajung Udik, dari BBWS akhirnya melaksanakan normalisasi. Ini menjadi salah satu harapan kami, karena warga RW 6 dan RW 7 kalau hujan deras kebanjiran. Maka normalisasi salah satu solusi banjir,” kata Kurnia, Jumat (8/8/2025).
Menurutnya, pengerjaan ini diharapkan dapat mengembalikan kapasitas tampung setu yang selama bertahun-tahun menyempit akibat sedimentasi dan pertumbuhan tanaman liar.
“Selama ini kapasitas tampungnya berkurang, jadi ketika curah hujan tinggi air meluap ke permukiman. Kalau ini dikeruk dan ditata kembali, air bisa tertampung maksimal,” ujarnya.
Ketua RW 6, Rudi, mengungkapkan banjir sudah menjadi masalah tahunan di wilayahnya.
“Kalau hujan deras 2-3 jam saja, air sudah naik. Rumah-rumah di sekitar setu pasti tergenang. Alhamdulillah sekarang sudah mulai dikerjakan normalisasi, mudah-mudahan ke depan banjirnya berkurang,” katanya.
Pantauan di lapangan, sejumlah alat berat mulai beroperasi mengangkut lumpur dan membersihkan tepi setu dari eceng gondok. Pekerjaan ini dijadwalkan berlangsung beberapa minggu ke depan.
Warga sekitar terlihat antusias memantau pengerjaan. Sebagian anak-anak bermain di dekat lokasi dan melambaikan tangan ke operator alat berat.
“Kalau sudah normal lagi, mungkin bisa dipakai untuk wisata air kecil-kecilan. Tapi yang paling penting sih, rumah kami nggak kebanjiran lagi,” ujar seorang warga RW 7.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post