BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 244 kejadian bencana sepanjang Agustus 2025. Bencana angin kencang dan tanah longsor mendominasi peristiwa di wilayah Bumi Tegar Beriman.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, menyebutkan bencana angin kencang menjadi yang terbanyak dengan 99 kejadian, disusul tanah longsor 85 kejadian. Selain itu, tercatat banjir 37 kali, pergerakan tanah sembilan kali, gempa bumi lima kali, kekeringan empat kali, bencana non-alam empat kali, serta kebakaran hutan dan lahan satu kali.
“Total kejadian bencana selama Agustus mencapai 244 kasus,” kata Adam, Rabu, 3 September 2025.
BPBD juga melaporkan lima korban meninggal dunia akibat bencana non-alam, dua orang mengalami luka sedang, dan dua lainnya luka ringan. Dari sisi pengungsian, sebanyak 131 kepala keluarga (KK) atau 447 jiwa terpaksa meninggalkan rumahnya, sementara jumlah penyintas mencapai 3.277 KK dengan 11.097 jiwa.
Kerusakan permukiman tercatat cukup besar, meliputi 359 rumah rusak ringan, 179 rumah rusak sedang, 37 rumah rusak berat, 78 rumah terancam, serta 2.249 rumah terendam.
Fasilitas sosial dan umum juga terdampak, di antaranya lima sarana ibadah, satu sarana pendidikan, dua pondok pesantren, serta satu sarana pemerintahan dan objek vital.
“Kerusakan infrastruktur meliputi 16 titik jalan, satu jembatan, satu area pertanian, dua lokasi perikanan, serta 28 titik turap (TPT),” tuntasnya.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post