BogorOne.co.id | Kota Bogor – Mengolah sampah rumah tangga kini bukan hanya untuk menjaga kebersihan lingkungan. Di Kota Bogor, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mendorong warga menjadikan budidaya maggot sebagai peluang usaha baru yang menjanjikan.
Kepala Bidang Pengolahan Sampah DLH Kota Bogor, Deden Adi Suryadi, mengungkapkan bahwa program budidaya maggot ini tak hanya mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, tetapi juga membuka pintu bagi warga untuk mendapatkan penghasilan tambahan.
“Dengan budidaya maggot, sampah organik yang biasanya hanya dibuang kini bisa diolah menjadi komoditas bernilai jual tinggi. Jadi, manfaatnya ganda: lingkungan lebih bersih, warga dapat penghasilan,” jelas Deden, Rabu 3 September 2025.
DLH telah menyiapkan bibit, pelatihan gratis selama dua minggu, hingga pendampingan bagi warga yang berminat.
Pemerintah juga memfasilitasi jaringan pemasaran agar hasil budidaya bisa langsung diserap pasar.
Deden menambahkan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi warga dalam memilah sampah sejak dari rumah serta konsistensi dalam memelihara maggot.
“Kalau masyarakat aktif, bukan hanya masalah sampah yang teratasi, tapi perekonomian warga juga ikut terbantu,” pungkasnya.
Reporter : Resha Bunai
Editor : Muttaqien

























Discussion about this post