BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Curah hujan tinggi beberapa hari terakhir memicu pergerakan tanah di Kampung Cibeber Kulon, Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Akibatnya, jalan lingkungan sepanjang 30 meter mengalami retakan, dikhawatirkan dapat memicu longsor yang menimpa rumah warga.
“Sepanjang 30 meter jalan lingkungan retak akibat pergerakan tanah,” kata Sekretaris Desa Curugbitung, Yustiawan, Rabu (10/12/2025).
Ia menambahkan, kedalaman tanah dari permukaan jalan hingga rumah warga sekitar 8 meter, sehingga potensi bahaya cukup tinggi.
Meski dianggap berisiko, hingga saat ini belum ada warga yang mengungsi. Pihak desa mengimbau masyarakat untuk segera mengungsi sementara saat hujan deras.
“Iya, cukup berbahaya kalau tidak segera ditangani. Soalnya di atasnya rumah dan di bawahnya juga rumah,” ujar Yustiawan.
Camat Nanggung, Ae Saepuloh, membenarkan kondisi tersebut dan menyatakan pihak kecamatan telah melakukan peninjauan serta asesmen keamanan.
“Ketika intensitas hujan tinggi, warga diminta untuk meninggalkan rumahnya,” kata Saepuloh.
Ia juga mengimbau seluruh warga Kecamatan Nanggung untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.
“Warga terutama yang berada di titik-titik rawan bencana seperti pinggir sungai maupun tebingan diminta segera melaporkan kepada RT, RW, atau pihak desa jika ada kejadian agar bisa cepat teratasi,” tegasnya.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post