BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Perjalanan seorang pria paruh baya berinisial A (45) berakhir tragis setelah sembilan hari dinyatakan hilang. Warga Kampung Raina, Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor itu ditemukan sudah tidak bernyawa di aliran Curug Seribu, Kamis, 18 September 2025.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, menjelaskan pihaknya menerima laporan penemuan mayat dari pengunjung wisata.
“Evakuasi baru bisa dilakukan pagi tadi karena kondisi cuaca hujan deras dan debit air yang tinggi pada Rabu sore,” ujarnya.
Adam mengisahkan, korban sebelumnya meninggalkan rumah, Selasa, 9 September 2025 untuk mencari burung di hutan. Namun, hingga keesokan harinya, ia tak kunjung kembali. Pihak keluarga bersama warga pun berinisiatif melakukan pencarian mandiri di lokasi yang biasa dikunjungi korban.
“Pencarian berlangsung sembilan hari. Hingga akhirnya seorang pengunjung Curug Seribu melaporkan adanya jasad yang tersangkut di antara kayu dan bebatuan,” tutur Adam.
BPBD bersama aparat setempat dan warga kemudian mengevakuasi korban sejak pagi hingga jelang siang. Proses evakuasi berlangsung selama lebih dari dua jam, dimulai pukul 07.49 WIB dan selesai pukul 10.20 WIB.
Korban ditemukan mengenakan celana pendek dan kemeja putih, dengan ciri-ciri tinggi badan sekitar 165 cm dan berat 65 kilogram. Usai dievakuasi, jasad korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post