BogorOne.co.id | Nanggung – Dalam keterangan Persnya dihadapan Awak media baik Lokal, Regional Bogor dan Nasional, PT Antam TBK UBPE Pongkor membantah, jika kabar yang muncul diberbagai media sosial, termasuk di beberapa pemberitaan Online soal adanya ledakan disertai gumpalan asap beracun didalam area lubang tambang Antam yang menewaskan ratusan orang, perlu diketahui, bahwa berita tersebut Hoax alias bohong belaka.
Pihak Management Antam menegaskan, bahwa video yang beredar diberbagai media sosial itu, adalah Video dokumentasi mengenai penanganan kondisi teknis didalam area tambang bawah tanah yang telah diantisipasi dan ditangani sesuai prosedur keselamatan dan standar operasional perusahaan, termasuk proses pengaturan ventilasi udara dan pengamanan area kerja.
Andi Wisnu Danandi mewakili Management PT. Antam mengatakan, bahwa Kondisi tersebut tidak akan berdampak pada keselamatan kerja para karyawan, maupun seluruh aktivitas operasional perusahaan.
“Kami dari PT. ANTAM memastikan bahwa tidak ada kejadian seperti apa yang diberitakan diberbagai media sosial soal adanya ledakan dalam lubang Tambang Antam, apalagi adanya ratusan pekerja tambang yang tewas terjebak didalamnya”,kata Andi Wisnu Danandi selaku Corsec PT. Antam Tbk UBPE Pongkor dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu 14 Januari 2026.
Diterangkan Andi lagi, pihak Perseroan senantiasa selalu menjalankan kegiatan usaha dengan mengedepankan keselamatan kerja, pengendalian resiko, dan penerapan good mining practice, serta berkoordinasi dengan aparat dan pemangku kepentingan terkait untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“ANTAM mengimbau kepada masyarakat untuk tidak lagi menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan merujuk pada informasi resmi yang disampaikan oleh perusahaan maupun pihak berwenang”, pungkasnya.
Editor : Jef Sukapura
























Discussion about this post