BogorOne.co.id | Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi pada Jumat, 6 Februari 2026. Hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat diperkirakan dapat melanda sejumlah wilayah, terutama di Jawa Barat dan Jawa Tengah.
BMKG menjelaskan, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang aktif di sekitar wilayah Indonesia. Salah satu faktor utamanya adalah keberadaan Siklon Tropis Penha serta dua bibit siklon tropis lain yang memengaruhi pola angin dan pembentukan awan hujan.
Dalam pemantauan BMKG, Siklon Tropis Penha terdeteksi berada di wilayah Filipina bagian tengah dan bergerak ke arah barat hingga barat laut. Pergerakan siklon ini menyebabkan perubahan aliran angin di kawasan sekitarnya dan memicu terbentuknya pertemuan angin yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
Selain itu, bibit siklon tropis 98P terpantau berada di daratan Australia bagian barat. Sistem ini memengaruhi pola angin di pesisir utara Australia hingga Samudra Hindia serta membentuk area pertemuan angin di sekitar selatan Pulau Timor dan Laut Sawu.
Sementara itu, bibit siklon tropis 93S terdeteksi di Samudra Hindia, barat daya Lampung. Keberadaan sistem ini turut meningkatkan potensi hujan di wilayah barat Indonesia.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di daerah rawan hujan lebat, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem seperti banjir dan tanah longsor, serta terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post