BogorOne.co.id | JAKARTA – Pasangan ganda putra muda Indonesia yang tengah naik daun, Raymond Indra / Nikolaus Joaquin, dipastikan akan melakoni debut mereka di ajang bulu tangkis paling prestisius, All England Open 2026. Turnamen level BWF World Tour Super 1000 ini dijadwalkan berlangsung di Birmingham, Inggris, pada Maret mendatang.
Tampil di turnamen tertua di dunia tersebut menjadi impian yang menjadi kenyataan bagi pasangan ini. Raymond mengaku atmosfer All England memiliki daya tarik tersendiri yang tidak dimiliki turnamen lain.
“Ini salah satu wishlist saya, bisa main di All England. Atmosfernya beda sendiri. Ini turnamen yang paling ditunggu-tunggu semua orang, dan saya ingin sekali merasakan pengalaman bermain di sana,” ujar Raymond saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, pada Kamis 12 Februari 2026.
Daya Tarik Karpet Abu-Abu
Selain gengsi turnamen, Nikolaus Joaquin mengungkapkan rasa penasarannya terhadap ikon khas Birmingham Arena, yakni karpet lapangan berwarna abu-abu. Menurutnya, tidak semua pemain memiliki kesempatan untuk menjajal lapangan legendaris tersebut.
“Saya ingin mencoba karpet abu-abu. Penasaran saja karena sebelumnya tidak pernah main di atas karpet warna itu,” kata Joaquin. “Belum tahu apa bedanya secara teknis, tapi bagi saya main di atas karpet abu-abu All England itu terasa sangat keren.”
Kekuatan Ganda Putra Indonesia
Raymond/Joaquin tidak berjuang sendiri. Indonesia mengirimkan total lima wakil ganda putra ke Birmingham. Selain mereka, terdapat nama-nama besar seperti:
-
Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri (Peringkat 4 dunia).
-
Leo Rolly Carnando / Bagas Maulana.
-
Muhammad Rian Ardianto / Rahmat Hidayat.
-
Sabar Karyaman Gutama / Moh Reza Pahlevi Isfahani (Jalur profesional).
Target Menuju Piala Thomas 2026
All England 2026 yang digelar pada 3–8 Maret mendatang memperebutkan total hadiah fantastis senilai USD 1.450.000 atau sekitar Rp23,5 miliar.
Selain mengejar gelar juara, ajang ini menjadi panggung pembuktian krusial bagi para pemain sebelum penentuan skuat tim beregu putra untuk Piala Thomas 2026 yang akan dihelat pada bulan April. Performa di Birmingham diprediksi akan menjadi parameter tim pelatih dalam memilih pemain yang akan dibawa ke kejuaraan beregu paling bergengsi di dunia tersebut.


























Discussion about this post