BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Tanjakan curam di Sukamakmur, Kabupaten Bogor, menjadi titik rawan kecelakaan saat libur Lebaran 2026. Puluhan kendaraan wisatawan dilaporkan gagal menanjak di Tanjakan 2000, Desa Wargajaya, Sabtu, 28 Maret 2026.
Mayoritas kendaraan berpelat B mengalami kesulitan akibat kemiringan jalan yang mencapai sekitar 45 derajat dengan panjang kurang lebih 100 meter. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah kendaraan, terutama sepeda motor dan mobil bertransmisi otomatis, tidak mampu menanjak hingga mogok.
Selain kendaraan mogok, beberapa kecelakaan juga terjadi. Sejumlah kendaraan dilaporkan terguling karena tidak kuat menahan beban saat melintasi jalur tersebut.
Relawan setempat, Iip, mengatakan insiden kendaraan gagal menanjak kerap terjadi, terutama saat musim liburan.
“Tanjakannya pendek tapi sangat curam. Banyak kendaraan tidak kuat, apalagi motor dan mobil matic. Hampir setiap hari ada yang mogok,” ujarnya.
Sejak 2019, ia bersama relawan lain membantu pengendara dengan mendorong kendaraan hingga melewati tanjakan. Bantuan diberikan secara sukarela dengan imbalan seikhlasnya dari pengendara.
Volume kendaraan meningkat sejak H+1 Lebaran. Jalur ini menjadi salah satu akses menuju kawasan wisata Puncak Dua sehingga kerap dipadati wisatawan.
Untuk memantau kondisi lalu lintas, kepolisian telah memasang kamera pengawas (CCTV) di lokasi sejak 2025.
Kepala Desa Wargajaya, Ooy Tamami, mengimbau pengendara memastikan kondisi kendaraan, memperhitungkan beban, serta kemampuan kendaraan sebelum melintasi jalur ekstrem tersebut.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post