BogorOne.co.id | Bogor Selatan — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI, H. Afriansyah Noor didampingi Deputi bidang magang melakukan kunjungan kerja ke RS UMMI yang berlokasi di kawasan Empang, Bogor Selatan, Selasa 14 April 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau pelaksanaan program magang sekaligus memberikan apresiasi atas kontribusi rumah sakit tersebut dalam mendukung program pemerintah.
Dalam keterangannya, Afriansyah Noor menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong peningkatan kuota program magang nasional. Pada 2026, jumlah peserta magang ditargetkan mencapai 150 ribu orang sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan kesiapan kerja tenaga kerja Indonesia.
“Kami bersama Kementerian Ketenagakerjaan melakukan monitoring langsung. Di RS UMMI saat ini terdapat sekitar 120 peserta magang yang dibagi dalam batch satu, dua dan tiga,” ujarnya.
Menurutnya, program magang terbuka untuk berbagai sektor sehingga memberikan peluang lebih luas bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman kerja nyata di lapangan.
RS UMMI dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia. Peserta magang sebagai bagian dari kontribusi dunia industri terhadap peningkatan kualitas tenaga kerja.
Sementara itu, Direktur Utama RS UMMI, dr. Najib Askar, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan Kemnaker menjadikan RS Ummi sebagai mitra program magang Batch 1 dan Batch 2.
“RS UMMI memiliki 206 tempat tidur dengan 478 karyawan. Kami bersyukur dipercaya masyarakat sebagai rumah sakit dengan kunjungan terbesar kedua di Kota Bogor setelah RSUD,” ungkap dr. Najib.
Menurutnya, program magang ini merupakan jembatan yang efektif antara dunia pendidikan dan dunia kerja.
Ia menilai kualitas lulusan universitas yang magang di RS Ummi sangat kompeten dan mampu beradaptasi dengan cepat.
“Kami melihat para peserta magang hampir tidak ada bedanya dengan karyawan dari segi kinerja. Secara umum semua lulusan sangat baik dan bisa beradaptasi selayaknya karyawan tetap. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut ke depannya,” pungkas dr. Najib.
Salah satu peserta magang, Fatur, mengaku memperoleh banyak pengalaman selama mengikuti program tersebut. Ia berharap ilmu yang didapat dapat menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja ke depan.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program magang yang berkelanjutan.























Discussion about this post