• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Minggu, Oktober 11, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home LIFESTYLE

Penelitian UGM Ungkap Bahaya Panas di Dalam Rumah

Redaksi by Redaksi
11 Juli 2026
in LIFESTYLE
0
Universitas Gadjah Mada

Ilustrasi cuaca panas ekstrem. Peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) mengingatkan paparan suhu tinggi di dalam rumah dapat meningkatkan risiko heat stress dan heat stroke. Foto : magnific.com

45
SHARES
45
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Jakarta – Penyebab heat stress ternyata tidak selalu berasal dari paparan sinar matahari saat beraktivitas di luar ruangan. Penelitian terbaru Universitas Gadjah Mada (UGM) mengungkapkan suhu tinggi di dalam rumah juga dapat memicu gangguan kesehatan akibat panas, terutama bagi kelompok lanjut usia (lansia).

Dosen Departemen Perilaku Kesehatan, Lingkungan, dan Kedokteran Sosial Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM, Aditya Lia Ramadona, mengatakan riset yang dilakukan di Yogyakarta menemukan suhu rata-rata di dalam rumah lansia mencapai 31 derajat Celsius. Kondisi tersebut dinilai cukup berisiko memicu heat stress apabila berlangsung terus-menerus.

Penelitian itu juga menunjukkan setiap kenaikan selisih suhu antara dalam dan luar ruangan sebesar 1 derajat Celsius meningkatkan risiko heat stress sekitar 32 persen. Temuan ini menegaskan bahwa ancaman panas tidak hanya dialami mereka yang beraktivitas di luar rumah, tetapi juga penghuni rumah dengan sirkulasi udara yang kurang memadai.

Ramadona menjelaskan heat stroke menjadi salah satu dampak paling serius akibat paparan suhu tinggi. Kondisi darurat medis tersebut terjadi ketika tubuh tidak lagi mampu mengendalikan suhu sehingga mengganggu fungsi organ vital dan otak.

BERITA LAINNYA

Bogor Body Contest Seri-2 Jadi Wadah Unjuk Gigi Pegiat Fitness

Bogor Body Contest Seri-2 Jadi Wadah Unjuk Gigi Pegiat Fitness

27 September 2026
Keracunan makanan

Benarkah Keracunan Makanan Bisa Menyebabkan Hilang Ingatan?

10 September 2026
Kopi Liberika Tangse

Kopi Liberika Tangse, Varietas Langka Aceh yang Mulai Dikenalkan

22 Juli 2026
Denise Chariesta

Denise Chariesta Buka Lowongan Teman Diskusi, Gaji Ditawarkan Rp15 Juta

16 Juli 2026

“Secara sederhana, ini terjadi ketika tubuh gagal mengendalikan suhu. Intinya, suhu tubuh naik cepat, mekanisme pendinginan seperti berkeringat tidak lagi efektif, lalu terjadi gangguan fungsi organ dan otak,” ujar Ramadona dalam keterangan tertulis, Jumat (10/7/2026).

Ia mengatakan gejala heat stroke meliputi suhu tubuh yang sangat tinggi, kebingungan, bicara pelo, kejang, hingga kehilangan kesadaran. Menurut dia, ancaman tersebut kerap luput dari perhatian karena masyarakat menganggap cuaca panas merupakan kondisi yang biasa terjadi di negara tropis seperti Indonesia.

Padahal, penelitian tim UGM juga menemukan kenaikan suhu rata-rata mingguan sebesar 1 derajat Celsius berkaitan dengan peningkatan 15,5 persen kunjungan ibu dan anak ke layanan kesehatan primer.

“Studi kami di Yogyakarta menemukan kenaikan satu derajat Celsius suhu rata-rata mingguan berasosiasi dengan peningkatan 15,5 persen kunjungan ibu-anak di layanan kesehatan primer,” katanya.

Ramadona menyarankan masyarakat menjaga kecukupan cairan tubuh, mengenakan pakaian yang ringan dan mudah menyerap keringat, mengurangi aktivitas fisik berat pada siang hari, serta segera mencari tempat yang teduh ketika suhu udara meningkat. Aktivitas olahraga maupun pekerjaan berat juga dianjurkan dilakukan pada pagi atau sore hari saat suhu lebih rendah.

Menurut Ramadona, menghadapi ancaman panas ekstrem tidak cukup hanya mengandalkan perubahan perilaku individu. Ia menilai Indonesia perlu membangun sistem peringatan dini, menyesuaikan jam kerja dan sekolah saat suhu ekstrem, memperkuat perlindungan bagi pekerja luar ruangan, serta meningkatkan kesiapan layanan kesehatan.

“Panas ekstrem bukan lagi sekadar cuaca yang tidak nyaman, melainkan sudah menjadi isu kesehatan masyarakat dan ketahanan sosial,” ujarnya.

Editor             : R. Muttaqien

Related Posts

Bogor Body Contest Seri-2 Jadi Wadah Unjuk Gigi Pegiat Fitness
BOGOR RAYA

Bogor Body Contest Seri-2 Jadi Wadah Unjuk Gigi Pegiat Fitness

27 September 2026
Keracunan makanan
LIFESTYLE

Benarkah Keracunan Makanan Bisa Menyebabkan Hilang Ingatan?

10 September 2026
Kopi Liberika Tangse
LIFESTYLE

Kopi Liberika Tangse, Varietas Langka Aceh yang Mulai Dikenalkan

22 Juli 2026
Denise Chariesta
LIFESTYLE

Denise Chariesta Buka Lowongan Teman Diskusi, Gaji Ditawarkan Rp15 Juta

16 Juli 2026
Penyakit katastropik
LIFESTYLE

Dinkes Kota Bogor Minta Warga Waspadai Dampak Cuaca Panas

10 Juli 2026
Prambanan Jazz Festival 2026
LIFESTYLE

Prambanan Jazz Festival 2026 Kembali Digelar, Hadirkan Musisi Lintas Generasi

4 Juli 2026
Next Post
Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi

Jaro Ade Minta BLK Cetak Lulusan Siap Masuk Dunia Industri

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Waduh! Di Kota Bogor, 17 Ribu Pekerja Mall Jadi Penganguran

Waduh! Di Kota Bogor, 17 Ribu Pekerja Mall Jadi Penganguran

23 Agustus 2021
Siap-siap! Pecinta Gigi Bakalan Diguncang Tour ke-5, Buruan Beli Tiketnya

Siap-siap! Pecinta Gigi Bakalan Diguncang Tour ke-5, Buruan Beli Tiketnya

22 Mei 2023
PWI Pusat

PWI Resmi Diakui Kembali, Menkumham Teken Disposisi Pembukaan Blokir Legalitas

15 September 2025
Sulap Sekam Padi Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi, Mahasiswa Polbangtan Sabet Juara Nasional

Sulap Sekam Padi Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi, Mahasiswa Polbangtan Sabet Juara Nasional

18 Juli 2026

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In