BogorOne.co.id | Kota Bogor – Pemerintah Kota Bogor membuka sayembara desain logo dan identitas visual Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 dengan tema “Bogor Nanjeur”. Sayembara ini ditujukan untuk menghasilkan karya yang merepresentasikan kota yang terus berkembang tanpa meninggalkan akar budaya dan sejarahnya.
Dikutip dari akun Instagram resmi Pemkot Bogor pada Rabu, 22 April 2026, peserta diminta menampilkan kreativitas dalam menggambarkan Bogor yang maju, berkembang, serta tetap berakar pada nilai historis dan budaya Sunda.
Logo yang dilombakan harus mencerminkan nilai historis Pajajaran, semangat HJB ke-544, serta identitas visual Sunda yang kuat dan relevan dengan perkembangan zaman.
Pendaftaran terbuka bagi warga Kota Bogor yang memiliki KTP atau KIA, baik pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum. Aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bogor tidak diperkenankan mengikuti sayembara ini. Peserta dapat mengikuti secara individu maupun tim, dengan ketentuan hanya mengirimkan satu karya.
Karya yang dikirim harus berupa logo dan identitas visual atau branding dalam format PDF, tanpa dipungut biaya. Panitia menegaskan seluruh karya harus orisinal, tidak mengandung unsur SARA, politik, atau melanggar norma, serta belum pernah diikutsertakan dalam lomba lain. Penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam proses pembuatan karya juga dilarang.
Batas akhir pengiriman karya ditetapkan pada 30 April 2026, sedangkan pengumuman pemenang akan dilakukan pada 3 Mei 2026. Pemenang diwajibkan menyerahkan file sumber desain beserta berbagai versi tampilan dan konsep filosofi karya.
Panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp5 juta bagi pemenang. Seluruh karya pemenang akan menjadi hak milik penuh Pemerintah Kota Bogor untuk kepentingan komersial maupun nonkomersial. Keputusan dewan juri yang terdiri dari perwakilan pemerintah dan desainer grafis profesional bersifat final dan mengikat.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post