BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Pemprov DKI Jakarta coret anggaran bantuan keuangannya (Bankeu) ke Kabupaten Bogor sebesar Rp20 miliar yang awalnya direncanakan untuk pengadaan truk sampah.
Pencoretan bantuan itu akibat APBD DKI Jakarta alami defisit hingga Rp7,6 triliun akibat dampak pandemi Covid-19.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor Ade Jaya Munadi mengatakan, dari rencana Bankeu sebesar Rp20an miliar, hanya tersisa Rp1,9 miliar.
Bantuan itu untuk proyek pembangunan saluran air (drainase), irigasi dan sejenis, yang saat ini proyek-proyek tersebut sedang dilaksanakan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor.
“Tadinya hampir semuanya akan dicoret, tetapi karena sejumlah proyek pembangunan drainase dan irigasi sudah dikerjakan oleh penyedia jasa, kami minta Pemprov DKI Jakarta tetap mengucurkan anggaran tersebut,” kaya Ade seperti dilansir Inilahkoran, Minggu (10/10/21).
Dijelaskannya, lebih dari Rp19 miliar Bankeu yang dicoret Pemprov DKI Jakarta. Tadinya bantuan itu untuk pembelian 3 unit truk sampah, jaring sampah dan lainnya yang penggunaannya di Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“Walaupun pengadaan barang berupa 3 unit truk, jaring sampah dan lainnya senilai Rp19 miliar masih bisa terkejar jikalau tetap dilelang bulan ini, namun karena anggarannya tidak ada, maka kami pun membatalkan lelang tersebut,” ungkapnya.
Menurut Ade, karena mengalami defisit, dalam rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), Pemprov DKI Jakarta akan meminjam dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)
Dia menuturkan, bahwa Sekda DKI Jakarta cerita baru kali ini Pemprov DKI Jakarta mengalami defisit hingga Rp7,6 triliun, hingga mereka terpaksa meminjam dana PEN yang bersuku bunga dari PT Sarana Multi Insfrastruktur (SMI).
“Karena kondisi, kami juga memahami alasan mereka mencoret sejumlah anggaran Bankeu untuk Kabupaten Bogor,” tambahnya.
Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) ini berharap ekonomi Indonesia kembali pulih, hingga kondisi keuangan Pemprov DKI Jakarta kembali normal.
Dan Pemkab Bogor kata dia, akan mengajukan sejumlah anggaran pembelian truk sampah, jaring sampah, pembangunan taman dan lainnya ke Pemprov DKI Jakarta.
“Ya, kami berharap kondisi keuangan mereka kembali pulih pasca dihantam pandemi Covid-19. Kedepan kami akan coba memohon kembali,” tandasnya. (Fry)

























Discussion about this post