BogorOne.co.id | Depok – Aksi perampokan bersenjata terjadi di sebuah minimarket di kawasan Mekarsari, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, pada Senin, 25 Mei 2026 malam. Polisi menduga peristiwa ini dilakukan secara terencana dengan pembagian peran antara pelaku di dalam dan luar lokasi.
Rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan para pelaku memasuki minimarket saat kondisi sudah sepi dan operasional hampir berakhir. Dari tayangan itu, dua pelaku tampak langsung bergerak menuju area kasir, sementara lainnya diduga berjaga di luar toko.
Di dalam minimarket, para pelaku mengancam pegawai dengan senjata api. Mereka kemudian memaksa akses ke brankas kasir dan mengambil uang tunai serta sejumlah barang dagangan, terutama rokok.
Seorang pegawai, Hanifah, mengatakan para pelaku awalnya berpura-pura hendak menggunakan mesin ATM yang berada di dalam area minimarket. Namun situasi berubah cepat setelah mereka masuk ke dalam toko.
“Awalnya mereka bilang mau ambil uang di ATM, tapi begitu masuk langsung mengeluarkan senjata dan mengancam,” kata Hanifah, Selasa, 26 Mei 2026.
Dalam kejadian itu, satu karyawan sempat diseret ke area kamar mandi, sementara pegawai lain dipaksa membuka brankas penyimpanan uang. Tidak ada korban luka, namun para pegawai mengalami trauma.
Total kerugian ditaksir mencapai Rp 35–38 juta, terdiri dari uang tunai sekitar Rp 30 juta dan rokok senilai sekitar Rp 5 juta.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Gede Made Oka Utama menyebut polisi telah mengidentifikasi sedikitnya dua pelaku yang masuk ke dalam toko, sementara dua lainnya diduga berada di luar untuk memantau situasi.
“Kami masih melakukan pengejaran dan mendalami kemungkinan keterkaitan dengan kasus serupa di wilayah lain,” ujarnya.
Polisi kini mengandalkan rekaman CCTV serta keterangan saksi untuk menelusuri identitas para pelaku dan pola aksi yang digunakan.
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post