• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Selasa, Juli 14, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home Tak Berkategori

50 Kepala Keluarga di Bubulak Mulai Terdampak Kekeringan

Redaksi by Redaksi
14 Juli 2026
in Tak Berkategori
0
kemarau

Warga Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, memanfaatkan sisa air yang masih mengalir dari keran di rumahnya. Sedikitnya 50 kepala keluarga di wilayah tersebut mulai terdampak kekeringan akibat sumur mengering selama musim kemarau. Foto : Ist.

31
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Sedikitnya 50 kepala keluarga (KK) di RT 01 RW 12, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor mulai mengalami krisis air bersih akibat kemarau. Sumur-sumur warga mengering setelah hujan tak turun selama beberapa hari, memaksa mereka membeli air untuk kebutuhan konsumsi dan mengandalkan mandi di fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) umum.

Salah seorang warga, Unna, 54 tahun, mengatakan sumur di lingkungannya hampir selalu mengering setiap musim kemarau. Menurut dia, kondisi itu terjadi ketika hujan berhenti sekitar sepekan.

“Kalau sudah tidak ada hujan seminggu saja, di sini sudah tidak ada air. Sumurnya sudah enggak bisa dipakai. Harus hujan terus sekitar seminggu baru air di dalam sumur kembali,” kata Unna.

Untuk memenuhi kebutuhan memasak dan minum, keluarganya membeli dua galon air isi ulang setiap hari dengan harga Rp7.000 per galon. Sementara kebutuhan mandi dipenuhi dari air MCK umum.

BERITA LAINNYA

Video Keributan Pengunjung di Tipzy Bears Bogor Viral, Komisi I DPRD Sampai Angkat Bicara

Video Keributan Pengunjung di Tipzy Bears Bogor Viral, Komisi I DPRD Sampai Angkat Bicara

6 Juli 2026
Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza

Mauricio Souza Sebut Persija Jakarta Tampil Lebih Baik meski Tumbang dari Persib Bandung

11 Mei 2026
300 Jurnalis Tewas

Hampir 300 Jurnalis Tewas, PBB Minta Dunia Bertindak

6 Mei 2026
blokade

Polisi Bantah Ada Blokade Buruh di Puncak, Massa Hanya Tunggu One Way Dibuka

1 Mei 2026

“Anak-anak sampai capek karena setiap hari harus bolak-balik mengambil air. Biasanya habis Maghrib mereka sudah menyiapkan air untuk dipakai besok pagi sebelum berangkat sekolah,” ujarnya.

Menurut Unna, kondisi MCK juga mulai terdampak karena debit air tanah terus menurun. Air yang mengalir berwarna kekuningan dan keruh, bahkan sesekali berhenti sama sekali.

“Kadang-kadang air di MCK juga surut sampai habis. Dulu sempat ditawari pasang PDAM, tapi kebanyakan warga menolak karena waktu itu sumurnya masih bagus,” katanya.

Ketua RT 01 RW 12, Iskandar, mengatakan kekeringan mulai dirasakan warga secara bertahap dalam dua bulan terakhir. Dari sekitar 185 KK di wilayahnya, sekitar 50 KK yang berada di bagian bawah menjadi kelompok paling terdampak.

“Di bagian atas masih aman. Kekeringan ini hanya terjadi di RT 01, sedangkan RT 02 tidak terdampak,” ujar Iskandar.

Ia menjelaskan, mayoritas warga masih bergantung pada sumur sebagai sumber air utama. Ketika muka air tanah turun, pasokan menuju MCK ikut berkurang.

“Kami sempat mengira mesin atau pipa MCK rusak, sampai warga kerja bakti memperbaikinya. Setelah dicek, ternyata sumber air tanahnya memang sudah surut. Ada kemungkinan air di MCK juga bisa habis total,” katanya.

Menurut Iskandar, air MCK hanya digunakan untuk mandi dan mencuci karena kualitasnya tidak layak dikonsumsi. Warga tetap harus membeli air isi ulang untuk memasak dan minum sehingga menambah pengeluaran rumah tangga selama musim kemarau.

Selama ini bantuan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor disalurkan berdasarkan permintaan melalui kelurahan. Namun, distribusinya belum bisa dilakukan setiap hari.

Karena itu, warga berharap Pemerintah Kota Bogor menyediakan tangki penampungan air permanen agar mobil tangki dapat mengisi cadangan air setiap saat. Mereka juga meminta penambahan fasilitas MCK untuk mengurangi antrean warga.

“Kalau distribusi air bisa rutin minimal dua hari sekali, itu sudah sangat membantu,” kata Iskandar.

Reporter       : Resha Bunai

Editor             : R. Muttaqien

Related Posts

Video Keributan Pengunjung di Tipzy Bears Bogor Viral, Komisi I DPRD Sampai Angkat Bicara
Tak Berkategori

Video Keributan Pengunjung di Tipzy Bears Bogor Viral, Komisi I DPRD Sampai Angkat Bicara

6 Juli 2026
Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza
OLAHRAGA

Mauricio Souza Sebut Persija Jakarta Tampil Lebih Baik meski Tumbang dari Persib Bandung

11 Mei 2026
300 Jurnalis Tewas
Tak Berkategori

Hampir 300 Jurnalis Tewas, PBB Minta Dunia Bertindak

6 Mei 2026
blokade
Tak Berkategori

Polisi Bantah Ada Blokade Buruh di Puncak, Massa Hanya Tunggu One Way Dibuka

1 Mei 2026
Perumda PPJ Ajak Siswa SD High Scope Indonesia ke Pasar Gembrong Sukasari
Tak Berkategori

Perumda PPJ Ajak Siswa SD High Scope Indonesia ke Pasar Gembrong Sukasari

30 April 2026
Terdakwa Kasus LNG Minta Bebas, Klaim Pertamina Untung Besar dari Kontrak Corpus Christi
Tak Berkategori

Terdakwa Kasus LNG Minta Bebas, Klaim Pertamina Untung Besar dari Kontrak Corpus Christi

28 April 2026
Next Post
40 bangunan liar

40 Bangunan Liar di Atas Irigasi Desa Cogreg Dibongkar

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

22 Juni 2023

DARI REDAKSI

Sambangi Pasar Jambu Dua, Komisi II Cek Harga Komoditas Pangan

Sambangi Pasar Jambu Dua, Komisi II Cek Harga Komoditas Pangan

13 Maret 2025
SDN Curug 1

Memprihatinkan! Siswa SDN Curug 1 Pandeglang Belajar di Lantai Tanah

8 Agustus 2025
Kemendagri

Kemendagri Pastikan Efisiensi Anggaran Daerah Berlanjut di 2026

10 Desember 2025
korlantas

Korlantas Polri Gencarkan Penindakan Kendaraan ODOL, Target Bebas 2026

29 Mei 2025

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In