BogorOne.co.id | Pandeglang – Dua ruang kelas di SD Negeri Curug 1, Kampung Curug, Desa Curug, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Banten, masih beralaskan tanah meski telah dibangun sejak akhir 2016. Kondisi tersebut ditemukan pada ruang kelas 3 dan 5 yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Melansir beritasatu.com, Kamis, 7 Agustus 2025 menunjukkan plafon di beberapa titik mulai rusak dan menggantung, sementara dinding kelas retak dan belum diplester. Lantai ruang belajar belum dilapisi keramik maupun semen, hanya tanah keras yang menjadi alas siswa.
Salah satu siswi kelas 5, Dina Lutfiah, mengaku tidak nyaman belajar di kelas tersebut, terutama saat musim hujan dan kemarau.
“Kalau musim hujan becek, kalau musim kemarau berdebu,” ujarnya.
Guru SDN Curug 1, Apip Wirawan, mengatakan kondisi itu telah berlangsung hampir satu dekade.
“Bangunannya masih beralaskan tanah, plafonnya baru sebagian, dan dinding belum diplester,” kata Apip.
Menurutnya, pihak sekolah sudah berulang kali mengajukan permohonan perbaikan kepada pemerintah daerah, namun belum mendapat tanggapan.
“Kami sangat berharap agar ruang kelas ini bisa segera selesai dibangun agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman,” ujarnya.
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post