BogorOne.co.id | Kota Bogor – Teriakan warga yang melihat kobaran api menjadi tanda awal kepanikan di Kampung Ciheuleut, Kelurahan Barangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu, 29 Juli 2026 siang. Dalam waktu singkat, api melahap sebuah lapak yang digunakan sebagai gudang sekaligus b rumah tangga di dekat kompleks elite Jalan Pakuan Indah.
Bambang (50), warga yang berada di sekitar lokasi, mengatakan api membesar dengan cepat sebelum warga sempat melakukan upaya pemadaman awal. Menurut dia, kepanikan terjadi lantaran saat mengetahui adanya kebakaran, sebagian besar area lapak sudah dipenuhi kobaran api.
“Tadi ada yang teriak-teriak api. Saya keluar, sudah besar saja apinya. Kita sempat panik,” ujar Bambang saat ditemui di lokasi kejadian.
Kebakaran tersebut menghanguskan lapak seluas lebih dari 300 meter persegi. Asap hitam pekat terlihat membubung tinggi dan menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah warga sempat menjauh dari lokasi karena khawatir api merambat ke permukiman di sekitarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh bagian lapak yang berfungsi sebagai gudang dan pusat sortir limbah rumah tangga ludes terbakar.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor mengerahkan enam unit kendaraan pemadam bersama sekitar 30 personel untuk mengendalikan kobaran api. Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, Mohaden, mengatakan petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan kebakaran.
“Kita ada enam unit damkar bersama sekitar 30 anggota untuk melakukan pemadaman. Syukurlah api cepat bisa dikuasai,” kata Mohaden.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Petugas belum dapat meminta keterangan lebih lanjut dari pemilik maupun pekerja lapak karena masih mengalami trauma setelah kejadian.
Berdasarkan informasi awal dari para pekerja, sumber api diduga berasal dari bagian belakang bangunan akibat hubungan pendek arus listrik.
“Menurut informasi dari para pekerja, arah api dari kamar belakang. Dugaannya mungkin dari hubungan pendek arus listrik,” ujar Mohaden.
Akibat kebakaran tersebut, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post