BogorOne.co.id | Kota Bogor – Capaian Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bogor baru mencapai 4,18 persen dari target Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) sebesar 20 persen sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Hal itu diungkapkan, Kepala Bidang Pertamanan, PJU dan Dekorasi Kota pada Dinas Perumkim Kota Bogor, Feby Darmawan.
Menurutnya masih jauhnya capaian RTH, karena minimnya lahan milik pemerintah dan harga tanah yang selangit.
“Keberadaan fasos fasum di Kota Bogor juga masih banyak yang belum diserahkan oleh pihak pengembang perumahan kepada Pemkot Bogor,” ujar Feby kemarin.
Menurut dia, dalam setahun pemerintah hanya mendapat satu bidang fasos fasum dalam setahun. “Proses penyerahannya lama, kemudian banyak juga pengembang yang belum menyerahkan fasos fasum ke pemkot,” jelasnya.
Menyikapi hal itu, Anggota Komisi III DPRD, Achmad Rifki Alaydrus menyatakan, Disperumkim harus mampu meningkatkan fasos fasum, dengan memastikan developer mana saja yang belum menyerahkannya. “Bila tak dilakukan segera, sulit bisa mencapai target 20 persen,” tuturnya.
Rifky juga meminta pemerintah segera merapihkan aset dengan cara mensertifikasinya. “Pengembang perumahan juga mesti memenuhi kewajiban menyerahkan fasos fasum, jangan seenaknya main bangun saja,” tukasnya. (SP)




























Discussion about this post