BogorOne.co.id | Kota Bogor – Polisi menempuh jalur lain untuk mencari keberadaan B (36), aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Bogor yang dilaporkan hilang setelah diduga tenggelam di Sungai Cisadane. Hingga Selasa, 18 Agustus 2026, pencarian di aliran sungai belum membuahkan hasil.
Keluarga B telah membuat laporan polisi terkait orang hilang ke Polsek Bogor Selatan. Laporan itu menjadi dasar bagi polisi untuk melakukan penyelidikan guna mengungkap keberadaan B.
Kapolsek Bogor Selatan Komisaris Ihin Solihin mengatakan, polisi kini menelusuri riwayat komunikasi pada telepon seluler B.
“Nomornya kan sudah kita catat, nanti providernya apa, percakapannya seperti apa saja. Barangkali kan ini terlalu banyak kejanggalan,” kata Ihin saat dikonfirmasi, Selasa.
Menurut Ihin, penelusuran komunikasi terakhir B diharapkan dapat memberikan petunjuk baru. Polisi ingin mengetahui aktivitas dan komunikasi B sebelum akhirnya dinyatakan hilang.
Di sisi lain, proses pencarian di Sungai Cisadane masih dilakukan. Namun, keberadaan B belum ditemukan meski waktu pencarian telah melewati perkiraan umum yang disampaikan tim pencari orang hilang di sungai.
“Berdasarkan keterangan tim yang biasa mencari orang hilang di sungai, tubuh korban mestinya sudah muncul tiga hari setelah korban dinyatakan tenggelam,” ujar Ihin.
Ihin mengatakan, hingga kini tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan B. Karena itu, polisi berharap penelusuran nomor telepon dapat menjadi alternatif untuk memperoleh petunjuk.
B merupakan ASN Pemerintah Kota Bogor yang bekerja sebagai pustakawan pada Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor. Ia mulai hilang kontak pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Saat itu, B diketahui pulang kerja dan hendak menuju rumahnya di Kelurahan Pamoyanan. Ia melintas di jembatan yang menghubungkan Kelurahan Cipaku dan Pamoyanan.
Motor yang digunakan B kemudian ditemukan di ujung jembatan dalam kondisi masih menyala. Sejak saat itu, keberadaan B belum diketahui.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien




























Discussion about this post