BogorOne.co.id – Petugas gabungan masih terus melakukan penanganan di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kabupaten Bogor. Data sementara menunjukkan sekitar 7 hektare lahan TPAS Galuga milik Pemkot dan Pemkab Bogor terdampak kebakaran yang diawali dari kebakaran lahan perkebunan.
Sejak awal terjadi kebakaran, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin terus berada di lokasi. Pagi, siang, malam hingga dini hari, ia ikut melakukan penanganan bersama petugas gabungan dari Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, TNI-Polri, relawan dari berbagai potensi penanggulangan bencana, akademisi, serta instansi pemerintah pusat.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu melakukan penanganan.
Ia mengatakan, saat ini sudah dilakukan koordinasi dan komunikasi dengan Kementerian Kehutanan untuk mengirimkan 10 ahli penanggulangan kebakaran tanah gambut.
Sebab, ketika Dedie Rachim bersama Jenal Mutaqin meninjau langsung lokasi beberapa waktu lalu, kondisi kebakaran di TPAS Galuga menyerupai kebakaran di lahan gambut.
Di mana ketika di permukaan tidak terlihat api, namun manakala dilakukan penggalian, muncul titik api. Bahkan, beberapa kali muncul titik api yang kemudian langsung membesar.
“Untuk itu, jadi ada metode khusus, metode tertentu yang dikirim oleh Dirjen Gakkum Kementerian Kehutanan. Ada sepuluh orang untuk nanti di lapangan melihat bagaimana cara penanggulangan yang lebih efektif, karena kalau kita kan pengetahuannya mungkin terbatas,” ucap Dedie Rachim saat diwawancarai media ketika meninjau korban kebakaran di permukiman padat penduduk, Minggu (13/9/2026).
Langkah ini diambil sebagai upaya menerapkan berbagai metode dalam penanganan dan penanggulangan kebakaran di TPAS Galuga.
Di samping itu, Dedie Rachim juga sudah menyampaikan kepada BNPB, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, BRIN, hingga IPB untuk mempertanyakan kemungkinan dilakukannya modifikasi cuaca, termasuk berkoordinasi dengan TNI AU Lanud ATS. Sebab, saat ini berbagai daerah di Indonesia juga mengalami kondisi serupa terkait kebakaran.
“Iya, sedang dibicarakan apa syarat-syaratnya, karena kan kebakaran hutan ini di mana-mana, jadi memang seluruh potensi penanggulangan ini sedang bekerja di mana-mana. Ya, kita berupaya memaksimalkan potensi yang ada di kita. Jadi, semua upaya kita lakukan,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bermunajat memohon pertolongan kepada Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, agar diberikan kekuatan dan perlindungan bagi para petugas serta pertolongan dalam penanganan dan penanggulangan kebakaran di TPAS Galuga.

























Discussion about this post