• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Rabu, November 4, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home NASIONAL

PURBAYA DAN SIMPATI PUBLIK: KETIKA PERGANTIAN JABATAN MENJADI PERHATIAN

Redaksi by Redaksi
18 September 2026
in NASIONAL
0
PURBAYA DAN SIMPATI PUBLIK: KETIKA PERGANTIAN JABATAN MENJADI PERHATIAN
43
SHARES
43
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id – Pergantian Menteri Keuangan merupakan kewenangan Presiden. Namun, pergantian Purbaya Yudhi Sadewa pada 14 September 2026 menarik perhatian karena berlangsung secara mendadak. Saat itu Purbaya masih menjalankan tugas bersama DPD RI, sebelum menerima pemberitahuan mengenai pergantian dirinya. Pada hari yang sama, Suahasil Nazara dilantik sebagai Menteri Keuangan yang baru.

Yang membuat peristiwa ini semakin menarik adalah konteks yang mengiringinya. Beberapa hari sebelumnya, Purbaya melakukan perombakan besar terhadap sejumlah pejabat Kementerian Keuangan. Setelah tidak lagi menjabat, Purbaya menyebut bahwa perombakan tersebut sebagian berkaitan dengan pencopotannya. Namun, pemerintah menyampaikan bahwa pergantian menteri merupakan hal yang lumrah dan tidak memberikan alasan khusus sebagaimana yang berkembang di ruang publik.

Di sinilah analisis perlu ditempatkan secara proporsional. Fakta bahwa peristiwa-peristiwa tersebut terjadi berdekatan memang ada, tetapi hubungan sebab-akibatnya tidak otomatis dapat disimpulkan. Karena itu, antara fakta, pernyataan pihak yang bersangkutan, dan berbagai tafsir publik harus tetap dibedakan.

Perhatian terhadap Purbaya juga tidak hanya terbentuk dari cara ia digantikan. Selama menjabat, ia dikenal sebagai pejabat yang cukup terbuka menyampaikan pandangan dan mengambil sejumlah kebijakan yang menjadi perhatian publik maupun pelaku ekonomi. Rekam kinerjanya pun menjadi bagian dari perdebatan, sehingga penilaiannya semestinya dilihat secara utuh, bukan hanya dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga penerimaan negara, defisit, utang, investasi, stabilitas fiskal dan indikator ekonomi lainnya.

BERITA LAINNYA

Bareskrim Sita Rp1,5 Triliun Aset NET89, Nilainya Sebanding dengan Restitusi 7.871 Korban

Bareskrim Sita Rp1,5 Triliun Aset NET89, Nilainya Sebanding dengan Restitusi 7.871 Korban

3 November 2026
penyadapan

Polri Tetapkan Tiga Jenderal sebagai Tersangka Kasus Penyadapan, KSP Ikut Disebut

3 November 2026
Propam

Propam Mabes Polri Periksa Empat Polisi Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran

2 November 2026
Soft Tenis Kabupaten Bogor Sukses Kawinkan Gelar Juara di Beregu

Soft Tenis Kabupaten Bogor Sukses Kawinkan Gelar Juara di Beregu

2 November 2026

Menariknya, setelah kehilangan jabatan, Purbaya tidak memilih membangun polemik terbuka. Dalam serah terima jabatan, ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kementerian Keuangan dan mengakhiri masa tugasnya dengan relatif sederhana. Sikap tersebut kemudian ikut membentuk persepsi sebagian masyarakat terhadap dirinya.

Dari rangkaian itulah simpati dapat dipahami. Bukan semata-mata karena seseorang kehilangan jabatan, tetapi karena masyarakat melihat cara seseorang datang, bekerja, menghadapi pergantian, dan meninggalkan jabatan. Cara pergantian yang mendadak, dinamika birokrasi yang menyertainya, rekam kerja, serta sikap setelah tidak lagi berkuasa menjadi satu rangkaian yang menarik perhatian.

Namun, simpati publik tidak boleh menggantikan penilaian objektif. Presiden memiliki kewenangan untuk mengganti menteri, sementara kinerja dan kebijakan seorang menteri tetap harus dinilai berdasarkan fakta, proses, serta hasil yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pada akhirnya, peristiwa Purbaya mengingatkan kita bahwa jabatan adalah amanah yang memiliki awal dan akhir. Yang lebih panjang dari masa jabatan adalah kesan yang ditinggalkan melalui cara seseorang menjalankan amanah tersebut.

Jabatan boleh berakhir.
Kekuasaan boleh berganti.
Tetapi integritas dan pengabdian jangan berhenti.

Oleh:
Subhan Murtadla, S.Ag., M.E.
Ketua Pimpinan Cabang Syarikat Islam Kota Bogor

Tags: Menteri KeuanganPurbaya Yudhi Sadewa

Related Posts

Bareskrim Sita Rp1,5 Triliun Aset NET89, Nilainya Sebanding dengan Restitusi 7.871 Korban
NASIONAL

Bareskrim Sita Rp1,5 Triliun Aset NET89, Nilainya Sebanding dengan Restitusi 7.871 Korban

3 November 2026
penyadapan
NASIONAL

Polri Tetapkan Tiga Jenderal sebagai Tersangka Kasus Penyadapan, KSP Ikut Disebut

3 November 2026
Propam
NASIONAL

Propam Mabes Polri Periksa Empat Polisi Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran

2 November 2026
Soft Tenis Kabupaten Bogor Sukses Kawinkan Gelar Juara di Beregu
NASIONAL

Soft Tenis Kabupaten Bogor Sukses Kawinkan Gelar Juara di Beregu

2 November 2026
Kampung Bahari
NASIONAL

Gerebek Kampung Bahari, Polisi Temukan Mesin Pencetak Ekstasi dan Senjata Api

2 November 2026
Banjir lahar hujan Gunung Semeru
NASIONAL

Akses Satu-satunya Terendam Lahar Semeru, Warga Sumberlangsep Lumajang Terisolas

2 November 2026
Next Post
Resmi Dibuka, Sentra Kuliner UMKM Pasar Jambu Dua Bogor Tampung 184 Tenan

Resmi Dibuka, Sentra Kuliner UMKM Pasar Jambu Dua Bogor Tampung 184 Tenan

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Hari Pers Nasional 2025 dan HUT PWI ke-79, Adityawarman Adil Ingatkan Pentingnya Peran Pers di Pembangunan Daerah

Hari Pers Nasional 2025 dan HUT PWI ke-79, Adityawarman Adil Ingatkan Pentingnya Peran Pers di Pembangunan Daerah

10 Februari 2025
SMSI Bogor Raya

SMSI Bogor Raya Dukung Penerbitan Perbup Media dan Kewartawanan di Kabupaten Bogor

15 September 2025
Jalan Raya Cilebut

Jalan Raya Cilebut Rawan Kecelakaan, Pemkot Bogor Siapkan Guardrail

27 Agustus 2026
Jangan Lewatkan! Coldplay Bakalan Lirik Indonesia di Music of the Spheres World Tour 

Jangan Lewatkan! Coldplay Bakalan Lirik Indonesia di Music of the Spheres World Tour 

28 April 2023

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In