• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Jumat, September 18, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home NASIONAL

PURBAYA DAN SIMPATI PUBLIK: KETIKA PERGANTIAN JABATAN MENJADI PERHATIAN

Redaksi by Redaksi
18 September 2026
in NASIONAL
0
PURBAYA DAN SIMPATI PUBLIK: KETIKA PERGANTIAN JABATAN MENJADI PERHATIAN
33
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id – Pergantian Menteri Keuangan merupakan kewenangan Presiden. Namun, pergantian Purbaya Yudhi Sadewa pada 14 September 2026 menarik perhatian karena berlangsung secara mendadak. Saat itu Purbaya masih menjalankan tugas bersama DPD RI, sebelum menerima pemberitahuan mengenai pergantian dirinya. Pada hari yang sama, Suahasil Nazara dilantik sebagai Menteri Keuangan yang baru.

Yang membuat peristiwa ini semakin menarik adalah konteks yang mengiringinya. Beberapa hari sebelumnya, Purbaya melakukan perombakan besar terhadap sejumlah pejabat Kementerian Keuangan. Setelah tidak lagi menjabat, Purbaya menyebut bahwa perombakan tersebut sebagian berkaitan dengan pencopotannya. Namun, pemerintah menyampaikan bahwa pergantian menteri merupakan hal yang lumrah dan tidak memberikan alasan khusus sebagaimana yang berkembang di ruang publik.

Di sinilah analisis perlu ditempatkan secara proporsional. Fakta bahwa peristiwa-peristiwa tersebut terjadi berdekatan memang ada, tetapi hubungan sebab-akibatnya tidak otomatis dapat disimpulkan. Karena itu, antara fakta, pernyataan pihak yang bersangkutan, dan berbagai tafsir publik harus tetap dibedakan.

Perhatian terhadap Purbaya juga tidak hanya terbentuk dari cara ia digantikan. Selama menjabat, ia dikenal sebagai pejabat yang cukup terbuka menyampaikan pandangan dan mengambil sejumlah kebijakan yang menjadi perhatian publik maupun pelaku ekonomi. Rekam kinerjanya pun menjadi bagian dari perdebatan, sehingga penilaiannya semestinya dilihat secara utuh, bukan hanya dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga penerimaan negara, defisit, utang, investasi, stabilitas fiskal dan indikator ekonomi lainnya.

BERITA LAINNYA

Batas Wilayah Bandung-Subang Disulap Estetik, Jadi Daya Tarik Wisata

Batas Wilayah Bandung-Subang Disulap Estetik, Jadi Daya Tarik Wisata

17 September 2026
Nusron Wahid

Di Tengah Kasus Suap HGB, Harta Nusron Wahid Capai Rp 22,7 Miliar

17 September 2026
HGB

Orang Kepercayaan Nusron Jadi Penghubung Suap HGB Summarecon

17 September 2026
John Herdman Beberkan Tiga Target Besar Erick Thohir Bersama Timnas Indonesia

John Herdman Beberkan Tiga Target Besar Erick Thohir Bersama Timnas Indonesia

16 September 2026

Menariknya, setelah kehilangan jabatan, Purbaya tidak memilih membangun polemik terbuka. Dalam serah terima jabatan, ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kementerian Keuangan dan mengakhiri masa tugasnya dengan relatif sederhana. Sikap tersebut kemudian ikut membentuk persepsi sebagian masyarakat terhadap dirinya.

Dari rangkaian itulah simpati dapat dipahami. Bukan semata-mata karena seseorang kehilangan jabatan, tetapi karena masyarakat melihat cara seseorang datang, bekerja, menghadapi pergantian, dan meninggalkan jabatan. Cara pergantian yang mendadak, dinamika birokrasi yang menyertainya, rekam kerja, serta sikap setelah tidak lagi berkuasa menjadi satu rangkaian yang menarik perhatian.

Namun, simpati publik tidak boleh menggantikan penilaian objektif. Presiden memiliki kewenangan untuk mengganti menteri, sementara kinerja dan kebijakan seorang menteri tetap harus dinilai berdasarkan fakta, proses, serta hasil yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pada akhirnya, peristiwa Purbaya mengingatkan kita bahwa jabatan adalah amanah yang memiliki awal dan akhir. Yang lebih panjang dari masa jabatan adalah kesan yang ditinggalkan melalui cara seseorang menjalankan amanah tersebut.

Jabatan boleh berakhir.
Kekuasaan boleh berganti.
Tetapi integritas dan pengabdian jangan berhenti.

Oleh:
Subhan Murtadla, S.Ag., M.E.
Ketua Pimpinan Cabang Syarikat Islam Kota Bogor

Tags: Menteri KeuanganPurbaya Yudhi Sadewa

Related Posts

Batas Wilayah Bandung-Subang Disulap Estetik, Jadi Daya Tarik Wisata
NASIONAL

Batas Wilayah Bandung-Subang Disulap Estetik, Jadi Daya Tarik Wisata

17 September 2026
Nusron Wahid
NASIONAL

Di Tengah Kasus Suap HGB, Harta Nusron Wahid Capai Rp 22,7 Miliar

17 September 2026
HGB
NASIONAL

Orang Kepercayaan Nusron Jadi Penghubung Suap HGB Summarecon

17 September 2026
John Herdman Beberkan Tiga Target Besar Erick Thohir Bersama Timnas Indonesia
NASIONAL

John Herdman Beberkan Tiga Target Besar Erick Thohir Bersama Timnas Indonesia

16 September 2026
Solidaritas Jurnalis Bogor: Kirim Doa untuk 5 Rekan yang Hilang di Selat Sunda
NASIONAL

Solidaritas Jurnalis Bogor: Kirim Doa untuk 5 Rekan yang Hilang di Selat Sunda

11 September 2026
Berapa Besar Selisih Emisi PLTU dibanding PLTN? Ini Datanya
NASIONAL

Berapa Besar Selisih Emisi PLTU dibanding PLTN? Ini Datanya

9 September 2026
Next Post
Resmi Dibuka, Sentra Kuliner UMKM Pasar Jambu Dua Bogor Tampung 184 Tenan

Resmi Dibuka, Sentra Kuliner UMKM Pasar Jambu Dua Bogor Tampung 184 Tenan

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Kirab Pemilu 2024, PPK Tamansari Gelar Gerebek Pasar 

Kirab Pemilu 2024, PPK Tamansari Gelar Gerebek Pasar 

21 November 2023
Perumda Tirta Pakuan Bekali Karyawan Pemahaman Hulu-Hilir Sistem Pengolahan Air Bersih

Perumda Tirta Pakuan Bekali Karyawan Pemahaman Hulu-Hilir Sistem Pengolahan Air Bersih

1 Juli 2026
dugaan korupsi pengadaan buku

Kejari Bogor Selidiki Dugaan Korupsi Dana BOS Pengadaan Buku SMA

22 Mei 2026
Atasi Masalah Sampah, Empat Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berguru ke Kota Bogor

Atasi Masalah Sampah, Empat Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berguru ke Kota Bogor

8 Februari 2026

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In