BogorOne.co.id | Jakarta – Kecelakaan truk di sekitar Halte Denpasar, Jakarta Selatan, mengganggu layanan Transjakarta pada Selasa pagi, 22 September 2026. Insiden tersebut membuat Koridor 9 dan sejumlah rute lain dialihkan saat aktivitas warga menuju tempat kerja sedang padat.
PT Transportasi Jakarta mengumumkan penyesuaian layanan melalui akun X @PT_Transjakarta. Pengalihan dilakukan setelah sebuah truk menabrak separator di sekitar Halte Denpasar.
“Koridor 9, Rute 9A, 9C, 6B, dan 6M mengalami pengalihan rute dikarenakan adanya truck yang menabrak separator di sekitar Halte Denpasar,” tulis Transjakarta.
Akibat insiden itu, layanan Transjakarta arah Pinang Ranti untuk sementara tidak melayani Halte Denpasar. Kondisi tersebut menyebabkan penumpang harus menyesuaikan perjalanan mereka di tengah kepadatan lalu lintas pagi hari.
Gangguan layanan juga memicu keluhan pengguna transportasi umum di media sosial. Sejumlah pengguna mempertanyakan kondisi Halte Denpasar dan kepastian layanan Transjakarta di lokasi.
Admin Transjakarta memastikan penutupan sementara halte untuk arah Pinang Ranti masih berlangsung ketika pengguna menanyakan apakah halte telah kembali beroperasi.
Kemacetan akibat kecelakaan juga dilaporkan menjalar ke sejumlah ruas jalan di sekitarnya. Seorang pengguna X, @Rute_T11_T12, melaporkan lalu lintas nyaris tidak bergerak dan meminta adanya rekayasa arus.
“Min, enggak mau pengalihan arus masuk tol kah? Macetnya parah ini enggak gerak. Telat semua yang mau kantoran,” tulis akun tersebut.
Pada pukul 07.36 WIB, akun yang sama menyebut truk masih berada di lokasi kecelakaan. Menurut dia, proses evakuasi berpotensi memerlukan waktu karena as roda depan truk patah.
“Update 07.36 WIB, truknya masih di tempat. Sepertinya butuh waktu agak lama karena as roda depan patah, halte mungkin sedikit perlu perbaikan,” tulisnya.
Dampak kemacetan disebut meluas hingga kawasan Semanggi. Pengguna X lainnya, @angelachandra54, turut melaporkan kepadatan lalu lintas yang mengekor dari lokasi kecelakaan.
Transjakarta mengatakan petugas telah dikerahkan untuk menangani evakuasi kendaraan dan membersihkan area jalan. Perusahaan itu meminta maaf atas gangguan perjalanan yang dialami pelanggan.
Pengguna Transjakarta diminta memantau perkembangan layanan melalui kanal resmi media sosial Transjakarta dan aplikasi TJ.
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post