• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Kamis, November 5, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home BOGOR RAYA

Pembangunan Wisata di Puncak Bogor Disorot, Ancaman Bencana Mengintai

Redaksi by Redaksi
5 November 2026
in BOGOR RAYA, PERISTIWA
0
bencana hidrometeorologi

ILUSTRASI : Tim SAR gabungan menyisir area Puncak, Bogor, Jawa Barat, untuk mencari warga Bojonggede yang tertimbun material longsor dan terseret arus, Minggu, 6 Juli 2025 lalu. Foto : Dok. BPBD,

33
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi di tengah meningkatnya intensitas hujan pada akhir 2026. Maraknya pembangunan destinasi wisata dan alih fungsi lahan menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian serius.

Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat V, Mulyadi, meminta pemerintah daerah dan kementerian terkait memperketat pengawasan pembangunan di kawasan tersebut. Ia mengingatkan, ekspansi proyek komersial yang mengabaikan daya dukung lingkungan dapat memperbesar risiko banjir bandang hingga tanah longsor.

Menurut Mulyadi, setiap pembangunan di kawasan Puncak harus mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Pengendalian alih fungsi lahan juga perlu menjadi prioritas agar pembangunan tidak mengorbankan keseimbangan lingkungan.

“Oleh karena itu, saya mengingatkan agar pembangunan destinasi wisata di kawasan Puncak tetap diawasi secara ketat, serta tidak melanggar rencana tata ruang wilayah (RTRW),” kata Mulyadi, Kamis, 5 November 2026.

BERITA LAINNYA

keracunan

Dua Kasus Dugaan Keracunan MBG di Bogor Masih Menunggu Hasil Laboratorium

5 November 2026
pegawai Sekolah Rakyat

Kemensos Pecat Lima Pegawai Sekolah Rakyat, Termasuk Kepala Sekolah

5 November 2026
pembangunan jalur khusus tambang

Pembebasan Lahan Jalur Tambang Bogor Barat Tertunda, Pemkab Kejar Target 2027

5 November 2026
Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi

Jaro Ade Genjot Pembenahan Perizinan demi Memikat Investor

5 November 2026

Politikus Partai Gerindra itu menilai pembangunan tanpa kajian teknis dan pertimbangan kondisi lingkungan berpotensi meningkatkan kerawanan bencana. Ancaman tersebut mencakup banjir bandang, tanah longsor, pergeseran tanah, hingga angin kencang.

Ia merujuk pada banjir bandang yang menerjang kawasan Puncak pada 3 Maret 2025. Bencana tersebut menyebabkan tujuh jembatan ambruk dan satu orang meninggal dunia.

Peristiwa itu, menurut Mulyadi, semestinya menjadi peringatan bahwa pembangunan di kawasan Puncak tidak bisa hanya mempertimbangkan kepentingan ekonomi. Pengelola destinasi wisata juga harus ikut bertanggung jawab terhadap keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Mulyadi menyoroti keterlibatan pelaku usaha wisata dalam mitigasi bencana yang dinilainya masih perlu diperkuat. Selama ini, upaya kesiapsiagaan lebih banyak digerakkan oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Ia meminta setiap proyek wisata memenuhi persyaratan lingkungan sebelum pembangunan dimulai, termasuk kajian analisis mengenai dampak lingkungan dan persyaratan teknis lainnya.

“Sejak awal pembangunan destinasi wisata harus sesuai dengan kajian analisis dampak lingkungan maupun kajian-kajian lainnya yang menjadi syarat perizinan,” ujarnya.

Peringatan serupa disampaikan Sekretaris Forum Wartawan Bogor Selatan (FWBS), Feri. Warga Cisarua itu menilai kerusakan lingkungan dan lemahnya mitigasi bencana di kawasan Puncak tidak boleh dianggap sebagai persoalan rutin.

Feri mengaku pernah mengalami langsung dampak bencana di kawasan tersebut. Ia termasuk warga yang sempat terisolasi setelah banjir bandang pada awal 2025 merusak Jembatan Leuwi Ceot-Cijulang.

Jembatan yang menghubungkan Desa Kopo dan Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, itu merupakan salah satu infrastruktur yang terdampak bencana. Kerusakannya membuat akses masyarakat terputus.

Menurut Feri, pengalaman tersebut seharusnya menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam mengawasi pembangunan dan menyiapkan infrastruktur penanggulangan bencana.

“Kawasan Puncak ini harus mendapatkan perhatian serius, terutama terkait pengawasan pembangunan dan alih fungsi lahan. Jangan sampai kepentingan investasi dan pembangunan wisata justru mengorbankan keselamatan masyarakat,” kata dia.

Reporter         : Yudi Surahman

Editor             : R. Muttaqien

Related Posts

keracunan
BOGOR RAYA

Dua Kasus Dugaan Keracunan MBG di Bogor Masih Menunggu Hasil Laboratorium

5 November 2026
pegawai Sekolah Rakyat
BOGOR RAYA

Kemensos Pecat Lima Pegawai Sekolah Rakyat, Termasuk Kepala Sekolah

5 November 2026
pembangunan jalur khusus tambang
BOGOR RAYA

Pembebasan Lahan Jalur Tambang Bogor Barat Tertunda, Pemkab Kejar Target 2027

5 November 2026
Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi
BOGOR RAYA

Jaro Ade Genjot Pembenahan Perizinan demi Memikat Investor

5 November 2026
Toko Berkah Jaya Furniture
BOGOR RAYA

Tersengat Listrik Saat Pasang Spanduk, Pegawai Toko di Bogor Dievakuasi Damkar

5 November 2026
Judo Kota Bogor Sapu Bersih 4 Emas Porprov XV Jabar
BOGOR RAYA

Judo Kota Bogor Sapu Bersih 4 Emas Porprov XV Jabar

5 November 2026
Next Post
pegawai Sekolah Rakyat

Kemensos Pecat Lima Pegawai Sekolah Rakyat, Termasuk Kepala Sekolah

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Puluhan Ormas Nyatakan Dukungan Kepada Paslon Rudy Susmanto – Jaro Ade

Puluhan Ormas Nyatakan Dukungan Kepada Paslon Rudy Susmanto – Jaro Ade

16 November 2024
Sungai Cisadane ambrol

Tebing Cisadane Ambrol, Dua KK di Bogor Terpaksa Mengungsi Tengah Malam

23 Februari 2026
Rukyat Global

Rukyat Global Jadi Dasar, Jemaah di Cianjur Rayakan Idulfitri Lebih Awal

19 Maret 2026
tenggelamnya bocah 6 tahun

Berenang Bersama Teman, Bocah 12 Tahun di Dramaga Tewas Tenggelam

17 Juni 2026

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
', enable_page_level_ads: true });